Peminat SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru Membludak, Ini Jumlah Siswa yang Diterima
Kamardi Fatih April 13, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Antrean inden calon siswa SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru yang sudah mengular hingga tahun 2030.

Data panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) menunjukkan fenomena langka di dunia pendidikan Kalsel, kursi di sekolah ini sudah mulai diminati untuk 5 tahun ke depan.

Sebanyak 115 calon siswa pilihan dinyatakan diterima dalam Tes Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru untuk tahun ajaran 2026/2027. 

Selain itu, pihak sekolah mencatat adanya pendaftaran inden atau pemesanan tempat lebih awal untuk tahun-tahun berikutnya, yakni 43 siswa untuk tahun 2027, 12 siswa untuk tahun 2028, 17 siswa untuk tahun 2029, dan 19 siswa untuk tahun 2030.

Fenomena tingginya jumlah peminat hingga lima tahun ke depan ini terjadi di SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru yang beralamat di Jalan Ahmad Yani KM 33,7 Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Data tersebut disampaikan oleh Panitia Sistem Penerimaan Siswa Baru SPMB. Para pendaftar inden umumnya adalah orang tua yang anaknya masih berada di jenjang awal sekolah dasar, namun sudah ingin memastikan tempat di sekolah tersebut.

Tingginya animo masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya untuk mendaftarkan anaknya di SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru didasarkan pada beberapa hal. 

Pertama, sekolah ini memiliki akreditasi A, yang mencerminkan terpenuhinya standar mutu pendidikan secara nasional. 

Kedua, SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru merupakan satu-satunya sekolah di Kalimantan Selatan yang menyelenggarakan program peminatan bagi peserta didik tingkat SMP, sehingga siswa dapat mengembangkan bakat dan minatnya sejak dini. 

Ketiga, sekolah ini meraih predikat Sekolah Unggul dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan menjadi satu-satunya SMP Muhammadiyah di Pulau Kalimantan yang memperoleh predikat tersebut.

Status ini menunjukkan keunggulan dalam pengelolaan kurikulum, kegiatan kemuhammadiyahan, serta capaian lulusan.

Ketua SPMB SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru, Mariza Uthami menjelaskan mekanisme pendaftaran inden dilakukan dengan mengisi formulir pemesanan tempat dan melengkapi persyaratan administrasi dan keuangan. 

"Kuota inden bersifat terbatas dan dibuka secara transparan. Sementara itu, untuk SPMB reguler, seleksi dilakukan melalui jalur prestasi akademik dan nonakademik sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya, melalui siaran persnya, Senin (13/4/26).

Kebijakan inden ini menurut Mariza, diberlakukan untuk memberikan kepastian bagi orang tua yang benar-benar menginginkan pendidikan berkualitas bagi anaknya, sekaligus sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan pendaftar setiap tahunnya. 

"Dengan tercatatnya antrean inden hingga tahun 2030, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sarana dan prasarana, serta tenaga pendidik agar mampu menampung dan membina peserta didik secara optimal," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru Muhazir Fanani menyampaikan, pihaknya akan selalu menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat Kalimantan Selatan dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada siswa dan siswi.

"Kita juga memastikan bahwa beragam inovasi kegiatan dan juga langkah kemajuan dalam perkembangan minat dan bakat siswa yang menjadi salah satu konsentrasi utama yang dikembangkan di sekolahnya," tuturnya. 

Sebagai sekolah unggul tingkat nasional pihaknya akan senantiasa menjaga keunggulan program yang dimiliki. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.