BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kinerja Perusahaan Umum Daerah Pengelola Air Limbah Domestik (Perumda PALD) mendapat catatan khusus dari Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR perihal pertumbuhan pelanggan yang masih minim.
Dalam Ekspose Laporan Tahunan sekaligus pengangkatan Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur Perumda PALD terpilih, Senin (13/4/2026), Yamin memberikan wanti-wanti.
Dalam forum tersebut, Yamin menyampaikan angka penambahan pelanggan di 2025 hanya mencapai 141 sambungan baru menjadi PR bagi manajemen baru.
"Kami mengingatkan kepada direksi dan Dewas yang terpilih, ini harus bekerja yang serius dan harus proaktif " jelasnya.
Diketahui, posisi Dewas kini dipangku Machli Riyadi, sementara kursi Direktur diisi oleh Endani Kastien.
Yamin pun meminta jajaran baru tidak sekadar bekerja di balik meja, namun aktif turun langsung ke masyarakat untuk mengedukasi pentingnya sanitasi serta bahaya pencemaran lingkungan.
Menurutnya, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan air limbah domestik menjadi tantangan yang harus dijawab dengan strategi jemput bola.
Terkait hal itu, Direktur Perumda PALD, Endani Kastien, menyatakan siap menjawab tantangan tersebut dengan langkah konkret di lapangan.
Pihaknya juga berkomitmen memaksimalkan kapasitas yang masih menganggur (idle capacity) yang saat ini mencapai sekitar 80,57 persen.
"Kami akan jemput bola, turun langsung ke masyarakat, dan memasifkan sosialisasi terkait pentingnya sanitasi. Kami melihat ini sebagai potensi besar, dengan optimalisasi kapasitas yang ada, kami yakin jumlah pelanggan bisa meningkat,” ucapnya.
Di sisi lain, kondisi keuangan Perumda PALD Kota Banjarmasin juga tengah terseok. Sejak awal 2025, gaji karyawan hanya mampu dibayarkan 40 persen dari seharusnya, karena pendapatan perusahaan hanya berkisar Rp95 juta hingga Rp100 juta per bulan, habis untuk membayar biaya operasional.
Saat itu, Perumda PALD pun berupaya menambah pelanggan baru. Saat ini, layanan pengelolaan limbah sudah merambah poliklinik dan apotek, dan ke depan perusahaan akan menyasar sektor besar yang potensial. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)