Jelang Pernikahan, Syifa Hadju Alami Insomnia Hingga Alami Hal Tak Terduga
Maudy Asri Gita Utami April 14, 2026 12:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Menjelang hari bahagianya, Syifa Hadju mengungkapkan mengalami perubahan dalam pola tidurnya. 

Ia mengaku kini lebih sering mengalami insomnia dan kesulitan untuk beristirahat dengan tenang.

Kondisi tersebut muncul di tengah kesibukannya mempersiapkan pernikahan dengan El Rumi. Berbagai detail yang harus dipersiapkan membuat pikirannya terus aktif, bahkan hingga larut malam.

Dalam sebuah perbincangan di kanal C8 Podcast, Syifa mengungkapkan bahwa dirinya merupakan sosok yang sangat terorganisir dan terbiasa merencanakan segala sesuatu dengan matang sejak jauh hari.

“Aku orangnya memang planner banget,” ujar Syifa.

Namun, mendekati hari pernikahan, ia justru merasa masih banyak hal yang belum terselesaikan. Bahkan, detail kecil yang sebelumnya dianggap sepele kini menjadi perhatian besar.

“Tiba-tiba pas sudah dekat, banyak yang belum diurus,” ungkapnya.

• Rahasia Awet Muda Jackie Chan di Usia 72 Tahun, Rutin Konsumsi Sup Sederhana Ini

Pikiran Tak Berhenti, Tidur Terganggu

Rasa cemas yang muncul akibat persiapan tersebut berdampak langsung pada kualitas tidurnya. Syifa yang biasanya mudah terlelap kini justru mengalami kesulitan untuk tidur.

Ia mengaku hampir setiap malam dipenuhi berbagai pikiran mengenai persiapan pernikahan, mulai dari hal besar hingga detail kecil yang belum dipastikan.

“Rasanya kayak nggak berhenti mikir, ini sudah belum, itu sudah belum,” katanya.

Kondisi tersebut bahkan membuatnya sering terbangun di tengah malam. Saat terjaga, Syifa langsung memeriksa ponselnya untuk memastikan atau mencatat hal-hal yang terlintas di pikirannya.

Sering Kirim Pesan Tengah Malam

Kebiasaan ini membuat waktu istirahatnya semakin terganggu. Ia mengaku kerap mengirim pesan di tengah malam agar tidak melupakan hal yang baru saja dipikirkannya.

“Aku suka izin chat dulu sebelum lupa,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi ini menunjukkan betapa seriusnya Syifa dalam mempersiapkan momen penting dalam hidupnya. 

• Denada Ingin Pertemukan Aisha dengan Ressa Rossano, Konsultasi Psikolog Demi Persiapan

Ia ingin memastikan semua berjalan dengan lancar dan sesuai rencana saat hari pernikahan tiba.

Meski melelahkan, Syifa tetap berusaha menikmati proses tersebut. Ia menyadari bahwa fase ini merupakan bagian dari perjalanan menuju hari bahagia.

Ia juga belajar bahwa persiapan pernikahan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada banyak hal yang baru ia pahami saat sudah mendekati hari H.

Menurutnya, vendor pernikahan justru lebih aktif bekerja saat mendekati waktu acara. Hal ini membuat beberapa proses terasa berjalan mendadak.

“Vendor biasanya lebih efektif di mepet-mepet,” katanya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Syifa tetap berusaha menjaga kondisi dirinya. Ia ingin semua berjalan lancar hingga hari pernikahan tiba.

Dukungan dari orang-orang terdekat juga menjadi kekuatan baginya. Ia berharap semua persiapan dapat terselesaikan dengan baik.

Kini, Syifa hanya bisa berusaha menjalani setiap proses dengan sebaik mungkin. Ia berharap momen pernikahannya nanti dapat berjalan sesuai harapan.

Kisah ini menunjukkan bahwa di balik kebahagiaan pernikahan, ada proses panjang yang penuh tantangan. Termasuk rasa cemas yang dirasakan oleh calon pengantin. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.