Sorotan Liga Champions: Perjudian Treble Bayern Munchen vs Harapan Gelar Real Madrid
Arif Tio Buqi Abdulah April 14, 2026 04:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Nasib Bayern Munchen dan Real Madrid bakal ditentukan oleh hasil laga leg kedua babak 8 besar Liga Champions yang berlangsung di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) mendatang.

Bayern Munchen yang secara bergantian menyandang status tuan rumah akan mempertaruhkan mimpinya meraih treble winners dalam laga tersebut.

Sementara, Real Madrid selaku tim tamu, bakal mempertaruhkan harapannya agar tidak puasa gelar lagi musim ini.

Pada leg pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu pekan lalu, Bayern Munchen mampu menang dengan skor 1-2.

Gol yang dicetak Luis Diaz dan Harry Kane mampu memenangkan Bayern Munchen selaku tim tamu di leg pertama.

Asa Real Madrid untuk comeback masih terbuka, setelah gol Kylian Mbappe memperkecil kedudukan skor menjadi 1-2.

Baca juga: Real Madrid Makin Terancam Terdepak, Bayern Munchen Siagakan Harry Kane

Kini, baik Bayern Munchen dan Real Madrid akan kembali bertemu pada leg kedua di Allianz Arena, lusa mendatang.

Bayern Munchen jelas lebih diunggulkan menang, karena mereka unggulan agregat skor dan akan bermain di depan pendukungnya sendiri.

BERDUEL - Pemain Bayern Munchen dan Real Madrid memperebutkan bola pada pertandingan leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu Stadium, Spanyol, Rabu (8/4) dini hari WIB. (Instagram Bayern Munchen)

Bagi Bayern Munchen, laga melawan Real Madrid jelas terasa wajib untuk dimenangkan, bagaimanapun caranya.

Terutama jika ingin menjaga harapannya yakni memenangkan treble winners lagi di akhir musim nanti.

Dalam sejarahnya, Bayern Munchen terhitung sudah dua kali meraih treble winners.

Masing-masing pada tahun 2013 (Jupp Heynckes) dan 2020 (Hansi Flick).

Kini, peluang Bayern Munchen untuk mengulangi sejarah emas tersebut terbuka lebar di era pelatih Vincent Kompany.

EKSPRESI DATAR - Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany setelah pertandingan mengalahkan Real Madrid 1-2 pada leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Spanyol, Rabu (8/4) dini hari WIB.
EKSPRESI DATAR - Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany setelah pertandingan mengalahkan Real Madrid 1-2 pada leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Spanyol, Rabu (8/4) dini hari WIB. (Instagram Bayern Munchen)

Bayern Munchen saat ini berada di posisi ideal untuk memenangkan tiga gelar utama di tiga kompetisi berbeda.

Di Liga Champions, keunggulan agregat 2-1 atas Real Madrid di leg pertama, menempatkan satu kaki Bayern Munchen di babak semifinal.

Sementara di Liga Jerman, Bayern Munchen unggul 12 poin dari Borussia Dortmund selaku rival terdekatnya di jalur juara.

Dengan menyisakan lima laga lagi, Bayern Munchen bahkan bisa menyegel gelar juara pada akhir pekan ini.

Lalu di Piala Jerman alias DFB Pokal, Bayern Munchen sudah lolos semifinal dan akan menantang Bayer Leverkusen.

Berkaca dari kondisi tersebut, Bayern Munchen benar-benar sedang berada di rute yang tepat untuk meraih treble.

Terdekat, menyingkirkan Real Madrid dari babak 8 Liga Champions, jelas menjadi misi yang harus diwujudkan Bayern Munchen untuk bisa memenangkan treble winners musim ini.

Karena jika bisa menyingkirkan Real Madrid, jalan Bayern Munchen menuju podium juara Liga Champions, kian dekat.

Sebaliknya, jika sampai kalah lantaran kecomeback Real Madrid, harapan Bayern Munchen meraih treble seketika ambyar.

Bermain sebagai tuan rumah, berada dalam kondisi full team, dan sedang menjalani tren performa yang luar biasa.

Jelas berbagai hal tersebut secara tidak langsung membuat Bayern Munchen lebih diunggulkan lolos ke semifinal, ketimbang Real Madrid yang menjadi lawannya.

Hanya saja, yang patut dijadikan alarm ialah Bayern Munchen tidak pernah mampu menyingkirkan Real Madrid dalam empat edisi terakhir di fase gugur.

Selain itu, Bayern Munchen tidak pernah bisa mengalahkan Real Madrid dalam empat laga kandang terakhirnya di Liga Champions.

Dua catatan negatif itu tentu patut menjadi sinyal bahaya yang harus disikapi Bayern Munchen jelang laga nanti.

Harapan Real Madrid Hindari Puasa Gelar Lagi

Jika laga nanti menjadi momen krusial bagi Bayern Munchen untuk menjaga harapannya meraih treble winners.

Berbeda dengan Real Madrid yang akan mempertaruhkan nasibnya musim ini di laga tersebut.

Dapat dikatakan, laga leg kedua melawan Bayern Munchen akan menjadi perjudian Real Madrid, agar tidak kembali merasakan puasa gelar dalam dua musim berturut-turut.

Setelah tersingkir di babak awal Copa Del Rey yang menyebabkan peluang Real Madrid meraih gelar di turnamen tersebut gagal terwujud.

Real Madrid otomatis hanya punya peluang meraih gelar di Liga Spanyol dan Liga Champions.

Apesnya, di dua kompetisi tersebut, posisi Real Madrid terjepit dan rawan gagal juara lagi di momen kritis.

Di Liga Spanyol, Real Madrid tertinggal sembilan poin dari Barcelona yang berstatus pemuncak klasemen.

Dengan menyisakan tujuh laga sisa, harapan Real Madrid untuk meraih gelar tergantung pada hasil yang mereka dapatkan, sekaligus hasil yang diraih Barcelona selaku rivalnya.

Jikalau dua hal itu berjalan sesuai harapan, Real Madrid bisa saja mengkudeta posisi Barcelona di momen kritis musim ini.

Namun jika tidak, Real Madrid untuk kedua kalinya secara berturut-turut, hanya akan menjadi runner-up saja di Liga Domestik.

MENGGIRING BOLA - Aksi bek Bayern Munchen, Konrad Laimer menggiring bola dalam pertandingan melawan Real Madrid pada leg pertama babak perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB.
MENGGIRING BOLA - Aksi bek Bayern Munchen, Konrad Laimer menggiring bola dalam pertandingan melawan Real Madrid pada leg pertama babak perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB. (Instagram Bayern Munchen)

Situasi kritis juga dirasakan Real Madrid yang saat ini tertinggal agregat skor 1-2 dari Bayern Munchen di babak 8 besar.

Andai ingin lolos dari lubang jarum, Real Madrid harus bisa mengalahkan Bayern Munchen dengan minimal margin dua gol untuk melaju ke semifinal.

Hal itu jelas bukan perkara mudah, karena performa Real Madrid tidak konsisten, serta mereka akan bermain di kandang Bayern Munchen sebagai salah satu tim dengan performa gila musim ini.

Tersingkir dari babak 8 besar, berarti harapan Real Madrid untuk menghindari puasa gelar musim ini sulit terwujud.

Maka dari itu, laga melawan Bayern Munchen di leg kedua, akan menjadi momen krusial Real Madrid menentukan nasibnya sendiri.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.