TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Kapal Pelni KM Leuser kembali dijadwalkan berlayar pada April 2026 dengan sejumlah rute dan jadwal terbaru yang telah disesuaikan.
Informasi harga dan pemesanan tiket KM Leuser dapat diakses melalui situs resmi PT Pelayaran Nasional Indonesia di pelni.co.id.
Secara umum, KM Leuser melayani rute panjang yang menghubungkan berbagai wilayah, di antaranya Surabaya – Benoa – Bima – Labuan Bajo – Makassar – Baubau – Wanci – Namrole – Ambon – Saumlaki – Tual – Dobo – Timika – Agats – Merauke (PP).
Namun, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H, dilakukan penyesuaian rute. Perubahan ini berdampak pada penyesuaian signifikan dalam Voyage 04.2026.
Baca juga: Rincian Jadwal Pelni KM Leuser hingga 18 April 2026, Lewati Beberapa Rute
Semarang
ETA: 31 Maret 2026 pukul 19.00 | ETD: 31 Maret 2026 pukul 22.00
Kumai
ETA: 2 April 2026 pukul 01.00 | ETD: 2 April 2026 pukul 03.00
Surabaya
ETA: 3 April 2026 pukul 07.00 | ETD: 3 April 2026 pukul 10.00
Kumai
ETA: 4 April 2026 pukul 15.00 | ETD: 4 April 2026 pukul 18.00
Surabaya
ETA: 5 April 2026 pukul 22.00 | ETD: 6 April 2026 pukul 04.00
Sampit
ETA: 7 April 2026 pukul 13.00 | ETD: 8 April 2026 pukul 07.00
Surabaya
ETA: 9 April 2026 pukul 11.00 | ETD: 9 April 2026 pukul 15.00
Kumai
ETA: 10 April 2026 pukul 19.00 | ETD: 10 April 2026 pukul 23.00
Semarang
ETA: 12 April 2026 pukul 00.01 | ETD: 12 April 2026 pukul 05.00
Sampit
ETA: 13 April 2026 pukul 16.00 | ETD: 14 April 2026 pukul 12.00
Surabaya
ETA: 15 April 2026 pukul 15.00 | ETD: 15 April 2026 pukul 17.00
Kumai
ETA: 16 April 2026 pukul 21.00 | ETD: 16 April 2026 pukul 23.59
Surabaya
ETA: 18 April 2026 pukul 03.00
Pemesanan tiket KM Leuser dapat dilakukan secara online melalui situs resmi maupun aplikasi PELNI Mobile.
Calon penumpang cukup mengisi data perjalanan, memilih jadwal kapal, melakukan pembayaran melalui bank, e-wallet, atau gerai ritel, kemudian menyimpan kode pemesanan sebagai bukti tiket.
Disclaimer:
Jadwal dan harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau untuk tidak membeli tiket melalui calo dan hanya menggunakan kanal resmi PT Pelayaran Nasional Indonesia.