TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palopo mengusulkan tiga nama calon ketua untuk mengikuti proses seleksi di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Dari tiga kandidat tersebut, dua di antaranya merupakan mantan legislator.
Tiga nama yang diusulkan yakni Hamka Pasau.
Hamka merupakan mantan anggota DPRD Palopo dua periode.
Selanjutnya mantan anggota DPRD Sulsel Irwan Hamid.
Selain itu, Ahmad yang saat ini menjabat Sekretaris PKB Palopo juga masuk dalam bursa calon ketua.
Wakil Ketua PKB Sulsel, Zulfikar Limolang, membenarkan ketiga nama tersebut telah dikirim ke DPP PKB untuk mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
UKK ini melibatkan unsur akademis dan profesional untuk menjamin kualitas penilaian.
Prosesnya juga dilakukan bekerja sama dengan perguruan tinggi.
“Tiga nama tersebut sudah kami kirim ke DPP PKB,” ujar Zulfikar saat ditemui di Gedung DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: 5 Kader DPC PKB Bulukumba Diusulkan Jadi Calon Ketua, Mantan Wakil Bupati vs Anggota DPRD Sulsel
Menurut Zulfikar, penentuan Ketua DPC PKB Palopo selanjutnya menunggu petunjuk teknis (juknis) dari DPP.
Pasalnya, mekanisme penetapan ketua di daerah yang tidak memiliki kursi DPRD memiliki perlakuan khusus.
“Kita masih menunggu juknis dari DPP. Untuk DPC yang tidak memiliki kursi, mekanismenya akan diatur lebih lanjut oleh DPP,” jelasnya.
Saat ini, partai besutan Muhaimin Iskandar menghadapi tantangan besar usai gagal mempertahankan kursi di DPRD Palopo pada Pemilu 2024.
Kondisi ini menjadi pukulan serius bagi kekuatan politik PKB di Palopo.
Dari sebelumnya dua kursi, PKB kini tidak memiliki satu pun perwakilan di parlemen daerah.
Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi internal partai, sekaligus momentum untuk melakukan pembenahan struktur organisasi melalui Musyawarah Cabang (Muscab).
Zulfikar mengungkapkan, pasca Pemilu 2024, kepemimpinan DPC PKB Palopo mengalami pergantian. Ketua sebelumnya, Dahri Suli, dinilai tidak lagi aktif sehingga DPW menunjuk dirinya untuk mengemban amanah sebagai ketua sementara.
“Pasca pileg kemarin, Ketua DPC saat itu Pak Dahri sudah tidak aktif. DPW kemudian mengamanatkan kepada saya untuk menjalankan tugas sebagai Ketua DPC,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui proses Muscab yang tengah berjalan, PKB Palopo dapat melahirkan kepengurusan baru yang lebih solid dan mampu mengembalikan kejayaan partai di daerah tersebut.
“Kita berharap Muscab ini menghasilkan pengurus yang kuat agar target partai bisa tercapai ke depan,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel itu.
Zulfikar juga menegaskan, PKB menargetkan dapat merebut kembali kursi DPRD Palopo pada Pemilu 2029 mendatang.
“Target kita minimal dua kursi bisa kembali diraih,” tegasnya.
Saat ini, seluruh proses penentuan Ketua DPC masih berada di tangan DPP PKB.
Ketiga kandidat yang telah diusulkan akan menunggu keputusan akhir, termasuk kemungkinan mengikuti tahapan seleksi lanjutan sesuai mekanisme yang ditetapkan partai.(*)