TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah, menilai posisi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Jakarta sudah saatnya diamanahkan kepada sosok perempuan.
Kepemimpinan perempuan dianggap jauh lebih efektif dalam mengelola strategi komunikasi publik yang kompleks di Jakarta.
Endriansyah menegaskan tantangan Jakarta sebagai kota global memerlukan sentuhan manajemen informasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
"Dinas Informasi adalah etalase komunikasi pemerintah. Kami melihat sosok perempuan sangat pantas dan cocok memimpin instansi ini," ujar Endriansyah, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, perempuan memiliki keunggulan komparatif dalam memimpin instansi tersebut.
"Selain memiliki ketelitian yang tajam dalam verifikasi data, perempuan cenderung memiliki pendekatan komunikasi yang lebih persuasif dan humanis kepada masyarakat," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Rian ini membeberkan tiga alasan utama mengapa keterwakilan perempuan di pucuk pimpinan Diskominfotik Jakarta menjadi sangat krusial saat ini:
Ia menyebut karakter kepemimpinan perempuan yang cenderung detail-oriented sangat dibutuhkan untuk memitigasi penyebaran hoaks dan disinformasi di ruang publik.
Rian menuturkan, dalam menghadapi dinamika sosial di Jakarta, pola komunikasi yang mendinginkan dan empatik jauh lebih efektif untuk membangun kepercayaan warga terhadap kebijakan pemerintah.
Lebih lanjut, ia menyebut menempatkan perempuan di posisi strategis membuktikan bahwa Pemprov DKI Jakarta konsisten menjalankan prinsip kesetaraan berdasarkan kompetensi (meritokrasi).
FPPJ pun meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk jeli melihat potensi kader-kader birokrat perempuan yang memiliki rekam jejak mumpuni di lingkungan Pemprov DKI.
"Jakarta tidak kekurangan stok pemimpin perempuan yang hebat. Kami berharap penempatan jabatan ini nantinya didasarkan pada profesionalisme untuk membawa transformasi digital Jakarta yang lebih segar dan dinamis," tambah Endriansyah.
FPPJ menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol pemuda terhadap kualitas pelayanan publik.
"Terutama dalam memastikan keterbukaan informasi dikelola oleh sosok yang memiliki integritas serta kemampuan komunikasi publik yang unggul," tuturnya.
Baca juga: Umumkan Dirut Baru, PT Pembangunan Jaya Ancol Tancap Gas Bikin Beach Club dan Hiburan Malam di Ancol
Baca juga: Warga Jakarta Mau Latihan Mengemudi Gratis? Yuk Cek Syaratnya di Sini
Baca juga: Syafrin Liputo Siap Jadi Pimpin Jakarta Selatan, Usung Kepemimpinan Kolaboratif Atasi Persoalan