TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menyiapkan diri untuk SNBT 2026 di IPB University bukan cuma soal belajar soal-soal latihan, tapi juga harus pintar melihat peluang.
Tahun ini, IPB University menyediakan kuota sebanyak 2.481 kursi untuk mahasiswa baru lewat jalur tes.
Angka ini tersebar di 61 program studi yang bisa kamu pilih.
Satu hal yang harus kamu pahami adalah IPB tidak memakai sistem nilai minimal atau passing grade yang kaku.
Kelolosan kamu murni ditentukan dari skor UTBK yang kamu dapatkan.
Sistemnya adalah ranking. Jadi, kalau skor kamu masuk dalam urutan kuota yang disediakan di jurusan tersebut, kamu lolos.
Misalnya, sebuah jurusan punya kuota 50 orang, maka 50 peserta dengan skor tertinggalah yang akan diambil.
Inilah yang disebut dengan sistem cut-off. Fokus utama kamu adalah mendapatkan skor setinggi mungkin agar bisa aman di posisi atas.
Rincian Kuota di 61 Jurusan
IPB menawarkan dua jenjang pendidikan dalam SNBT kali ini:
Total 2.481 kursi itu dibagi-bagi ke setiap jurusan.
Kamu bisa mengecek detail berapa kursi yang tersedia untuk masing-masing prodi melalui situs resmi admisi.ipb.ac.id.
Dengan melihat daya tampung, kamu bisa membandingkan jurusan mana yang kuotanya banyak dan mana yang sangat sedikit.
Memanfaatkan Peluang di Jurusan Baru
Baca juga: Panduan UTBK SNBT 2026: Strategi Kerjakan Soal Literasi dan TPS, Jangan Sampai Kosongkan Jawaban!
Kalau kamu merasa persaingan di jurusan favorit terlalu berat, coba lirik jurusan-jurusan baru yang dibuka IPB.
Jurusan seperti Smart Agriculture, Bioinformatika, hingga Kecerdasan Buatan (AI) biasanya belum punya banyak peminat dibanding jurusan lama.
Ini bisa jadi celah buat kamu yang ingin cari aman tapi tetap masuk ke kampus IPB University.
Baca juga: Simak 10 Jurusan dengan Persaingan Terketat SNBT 2026, UI dan UGM Mendominasi, Ada Pilihanmu?
Jangan Sampai Salah Lokasi Ujian
Selain masalah nilai, urusan teknis juga penting. UTBK di IPB University diadakan di dua tempat, yaitu Kampus Dramaga dan Kampus Cilibende.
Jarak kedua kampus ini lumayan jauh, jadi jangan sampai salah gedung.
IPB menyarankan semua peserta untuk survei lokasi pada 15-17 April 2026.
Gunanya supaya di hari ujian (21-30 April 2026) kamu sudah tahu rute perjalanannya dan tidak terlambat karena bingung mencari ruangan.