TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez diklaim mengalami kenaikan gaji lima kali lipat pada MotoGP 2027.
Faktanya, kenaikan gaji signifikan Marc Marquez, dilaporkan tak menempatkannya sebagai pembalap dengan bayaran tinggi di MotoGP tahun depan.
Menjadi rahasia umum bahwa penandatanganan kontrak baru Marc Marquez di MotoGP 2027, masih berselimutkan teka-teki.
MM93 secara komitmen ingin menambah durasi masa baktinya di pabrikan Ducati, mengingat kontraknya akan berakhir setelah MotoGP 2026.
Semula, Diucati ingin menawarkan kontrak dua tahun kepada juara dunia MotoGP 7 kali tersebut. Tetapi Marc Marquez menginginkan opsi lain.
Pembalap berusia 33 tahun asal Catalunya, Spanyol ini menginginkan sistem 1+1 dalam kontrak barunya.
Dalam sistem kontrak ini, Marc Marquez memiliki celah meninggalkan Ducati jika dianggap tidak kompetitif pada MotoGP 2027. Isu yang beredar, MM93 bisa kembali ke Honda Racing Corporation (HRC) pada MotoGP 2028.
Sisi lain yang dianggap menarik dari kontrak baru Marc Marquez di Ducati ialah besaran gaji yang akan diterimanya.
Menukil dari media asal Italia, Gazzetta, Marc Marquez akan mendapatkan gaji mencapai 13 juta Euro atau sekitar Rp260 miliar pada MotoGP 2027.
Dirangkum dari sumber yang sama, kakak Alex Marquez ini mendapatkan kenaikan gaji lima kali lipat dari yang diterima pada MotoGP 2025.
Jika dibuat perhitungan, kisaran gaji Marc Marquez pada MotoGP 2026 di Ducati mencapai Rp2,6 juta Euro (Rp51 miliar) per musimnya.
Kenaikan gaji Marc Marquez pada MotoGP 2027 jika dibuat dengan perbandingan Francesco 'Pecco' Bagnaia, jelas menang telak.
Baca juga: Aji Mumpung Aprilia Lagi Gacor, Ai Ogura Ingin Buktikan Naik Podium Utama di MotoGP 2026
Pecco Bagnaia dalam kenaikan gajinya setelah menjadi juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 yakni di angka 7 juta Euro. Jumlah ini jelas kalah telak dari Marc Marquez 6 juta euro saat dibuat perbandingan kenaikan gaji sesama pembalap Ducati ini setelah menyumbangkan gelar juara dunia.
Menariknya, kabar pemegang gaji tertinggi di MotoGP 2027 adalah Fabio Quartararo.
Menukil dari laman MotoGPNews, pembalap berjuluk El Diablo ini akan menyeberang ke Honda Racing Corporation.
Pengumuman resmi El Diablo gabung Honda HRC pada MotoGP 2027 tinggal menunggu waktu.
Juara dunia MotoGP 2021 ini tidak kerasan di Yamaha dan tidak sabar dalam pengembangan motor M1.
Di sisi lain, Honda HRC akan memberikan gaji dalam jumlah fantastis. Klaim menyebutkan, pembalap asal Nice, Prancis ini akan menjadi pembalap dengan jumlah gaji tertinggi di MotoGP 2027, meski tidak disebutkan nominalnya.
Mengacu dengan jumlah gaji yang diterima Marc Marquez seperti yang dilaporkan Gazzetta, diperkirakan bayaran per musim Fabio Quartararo lebih dari Rp260 miliar.
"Fabio Quartararo akan menjadi pembalap dengan gaji tinggi pada MotoGP 2027, sekalipun Marc Marquez mengalami kenaikan gaji lima kali lipat," bunyi pernyataan MotoGPNews.
Untuk diketahui, Fabio Quartararo pada MotoGP 2026 menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi. Mantan pembalap Yamaha Petronas SRT ini memperoleh gaji di angka Rp242 miliar atau 12 juta Euro.
Sebagai catatan, jumlah gaji per musim yang diterima pembalap bulan terhitung pemasukan lain, seperti bonus kemenangan di setiap seri, gelar juara dunia, dan uang dari sponsor, baik itu bersifat dari tim maupun personal rider.
(Tribunnews.com/Giri)