BOLASPORT.COM – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyebut timnya tak butuh keajaiban saat melawan Bayern Muenchen di Liga Champions 2025-2026.
El Real akan menjalani misi berat di Allianz Arena, Muenchen, saat melakoni leg kedua perempat final pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.
Misi berat dihadapi Real Madrid menyusul kekalahan yang mereka derita dalam leg pertama dari Bayern Muenchen dengan skor 1-2.
Di atas kertas, skor tersebut tak terlalu mencolok dan bisa dikejar klub yang juga berjulukan Los Blancos itu dengan mudah.
Apalagi berkaca dari pengalaman di masa silam saat mereka berhasil dua kali menang di Allianz Arena pada musim 2016-2017 dan 2017-2018.
Tetapi skuad Los Merengues saat itu dan musim ini berbeda, pun dengan kondisi lawannya pada musim ini.
Pada musim ini, Bayern Muenchen begitu gahar saat tampil di kandang dengan meraih 5 kemenangan dari 5 laga saat mentas di kompetisi Eropa.
Tak ayal Real Madrid menghadapi misi sulit dan disebut-sebut butuh keajaiban untuk bisa menang di markas lawan.
Anggapan tersebut kemudian dibantah oleh pelatihnya, Alvaro Arbeloa, yang merasa timnya tak butuh keajaiban pada laga nanti.
Dalam konferensi persnya jelang laga, Arbeloa mengungkapkan alasan mengapa timnya tak membutuhkan keajaiban.
Pada leg pertama, Real Madrid menurutnya sudah tampil apik dan hanya terhalang tembok kokoh bernama Manuel Neuer.
Dengan performa pada leg pertama, Arbeloa merasa Madrid sejatinya sudah cukup mampu untuk mengalahkan Bayern Muenchen.
“Saya rasa kami tidak perlu melakukan keajaiban," buka Arbeloa, dikutip BolaSport.com dari Football Espana.
"Jika kami menang beberapa hari yang lalu, itu bukanlah hal yang luar biasa. Kiper mereka (Neuer) adalah MVP."
"Kami mampu melakukannya. Tidak ada seorang pun yang mengenal Real Madrid yang berpikir bahwa kemenangan besok akan menjadi sebuah keajaiban," lanjutnya.
Pelatih berusia 43 tahun itu kemudian membeberkan resep bagaimana El Real meraih kemenangan di leg kedua nanti.
Satu hal terpenting yang dia tekankan ke anak asuhnya adalah memanfaatkan setiap peluang yang didapat untuk mencetak gol.
Bagi dia, mencetak gol adalah misi utama di leg kedua agar bisa membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan di markas lawan.
"Kami perlu memperbaiki banyak aspek permainan. Penting untuk memanfaatkan peluang yang ada," terangnya.
"Ini soal kepercayaan diri. Kami harus mencetak gol jika ingin menang dan melaju. Kita harus bermain sangat baik besok," pungkasnya.
Untuk laga ini, Los Blancos tak akan diperkuat Aurelien Tchouameni yang terkena akumulasi kartu di leg pertama.
Praktis harapan Arbeloa untuk lini tengahnya adalah Eduardo Camavinga yang masih bergelut dengan kondisi fisik.
Andai Camavinga tak bisa tampil, maka mau tak mau Arbeloa memercayakan sektor tengah pada pemain muda, Thiago Pitarch.