TRIBUNSTYLE.COM - Syifa Hadju beberapa waktu lalu mengungkap fakta soal sosok ayah kandungnya yang jarang diketahui publik. Calon istri El Rumi itu menyebut orang tuanya telah berpisah sejak dirinya masih kecil.
Menjelang hari bahagianya, Syifa disebut semakin siap memasuki jenjang pernikahan dengan El Rumi yang dikabarkan akan digelar dalam waktu dekat.
Dalam kesempatan berbeda, Syifa Hadju mengaku bahwa sosok yang selama ini dekat dengannya di media sosial ternyata adalah ayah sambung, bukan ayah kandung.
Selama ini, ia memang memiliki hubungan yang dekat dengan figur ayah tersebut, namun identitas ayah kandungnya belum pernah diungkap ke publik.
Diketahui, kedua orang tuanya sudah lama berpisah dan ibunya sempat membesarkan Syifa sebagai single parent.
"Sebenarnya aku itu dulu enggak kepikiran banget untuk pernikahan, karena kan sebenarnya aku itu dibesarkan, ibuku itu dulu single parent," ujar Syifa Hadju, dikutip dari Tribunnewsmaker.com.
Dalam podcast bersama Grace Tahir, Syifa juga pernah menyebut bahwa ia memiliki darah Sunda dari sang ayah dan Gorontalo dari ibunya.
"Aku Indonesia. Mamaku Gorontalo, ayahku Sunda," beber Syifa Hadju dalam kanal YouTube @gt.bodyshot.
Baca juga: El Rumi-Syifa Hadju Biayai Nikahan Sendiri, Ahmad Dhani Bongkar Fakta: Dia Minta Sumbangan ke Saya
Meski demikian, wajah maupun identitas ayah kandungnya hingga kini belum pernah diperlihatkan ke publik.
Di sisi lain, menjelang pernikahan, El Rumi meminta doa agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
"Ya minta doanya aja semoga acaranya nanti lancar, tunggu tanggal mainnya aja," ujar El Rumi, dikutip dari Kompas.com.
Ia juga berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat berjalan tanpa hambatan.
"Minta doanya aja semoga semuanya lancar, semoga tidak ada hambatan, dan semoga semuanya dilancarkan," lanjutnya.
Sementara itu, Syifa sempat menggelar acara bridal lunch bersama para bridesmaids, yang tidak melibatkan El Rumi secara langsung.
"Itu Syifa sama bridesmaidnya, aku tidak ada urusan sama acara itu," kata dia.
Hubungan keduanya sendiri mulai terjalin sejak Oktober 2024, kemudian berlanjut ke lamaran pribadi di Swiss pada 2025, hingga prosesi resmi di Jakarta pada awal 2026. (*)