TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.
Dalam ajang bergengsi Skytrax World Airport Awards 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil mencatatkan kenaikan lima peringkat, dari peringkat ke-72 menjadi peringkat ke-67 dunia.
Capaian tersebut sekaligus melanjutkan tren positif dalam tiga tahun terakhir, di mana Bandara I Gusti Ngurah Rai sebelumnya berada di peringkat ke-74 pada 2024, kemudian naik ke peringkat ke-72 pada 2025, dan kini melaju ke posisi ke-67 dalam daftar World’s Top 100 Airports 2026.
Prestasi ini menunjukkan konsistensi perbaikan dan peningkatan standar layanan yang dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola bandara dalam tiga tahun terakhir.
Baca juga: Bandara Ngurah Rai Perkuat Sinergi Promosi Pariwisata dengan BPPD Bali
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak di lingkungan bandara atas pencapaian ini.
“Pencapaian ini adalah hasil dari kolaborasi dan sinergi dari seluruh komunitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang berperan penting dalam menghadirkan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa,” ujar Nugroho Jati, Rabu 15 April 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, serta tentunya mengajak seluruh instansi untuk terus meningkatkan standar layanan demi terciptanya pengalaman pelanggan atau customer experience yang berkesan bagi seluruh pengguna jasa di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,” lanjutnya.
Capaian bertaraf dunia ini tak lepas dari berbagai upaya yang dihadirkan oleh InJourney Airports selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Hal tersebut termasuk berbagai optimalisasi layanan yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak tahun 2024 lalu, di antaranya melalui perluasan akses sisi darat bandara, penambahan fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di terminal domestik untuk menghubungkan terminal dengan area parkir kendaraan, penambahan fasilitas troli di area ruang tunggu, serta penataan ruang area keberangkatan dan kedatangan untuk semakin memudahkan perjalanan pengguna jasa bandara.
Ke depannya, pihak bandara berfokus untuk melanjutkan Program Transformasi yang berbasis pada tiga pilar, yakni melalui meningkatkan pelayanan yang berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas (Pilar Premises), operasional bandara berbasis ekosistem dan kolaborasi erat lintas stakeholders (Pilar Process), serta layanan personel berstandar global (Pilar People), guna menghadirkan journey experience berkelas dunia bagi seluruh pengguna jasa.
“Tak kalah penting, kami menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan seluruh pengguna jasa kepada Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Tentu merupakan komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan prima serta untuk terus melayani dengan sepenuh hati kepada seluruh pengguna jasa bandara dengan peningkatan-peningkatan layanan dan fasilitas,” ucap Nugroho Jati.
Skytrax World Airport Awards merupakan ajang prestisius di industri kebandarudaraan global.
Penilaian dilakukan melalui World Airport Survey terhadap penumpang pesawat dan pengguna jasa bandara di lebih dari 100 negara.
Survei dilakukan pada Agustus 2025 hingga Februari 2026, untuk mengevaluasi pengalaman pelanggan terhadap layanan bandara, mulai dari check-in, kedatangan, transit, area komersial, keamanan/imigrasi, hingga gate keberangkatan.(*)