Kejar Target Tahun Ajaran Baru, Satker Tambah Personel Percepat Proyek Sekolah Rakyat di Gulurejo
Hari Susmayanti April 15, 2026 04:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo sudah menyentuh 45 persen.

Ditargetkan, pembangunan SR selesai pada Juni mendatang.

Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kulon Progo, Wahyu Widiyanto Seno Aji menyampaikan progres pembangunan SR sudah mendekati separuhnya.

"Progres pembangunan saat ini sudah menyentuh 45 persen," kata Wahyu memberikan keterangannya pada Rabu (15/04/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu yang paling cepat dan sesuai dengan garis perencanaan. Ia pun meyakini bangunan fisik dari kompleks SR di Lendah bisa siap di bulan Juni nanti.

Sebab sesuai rencana, operasional SR di Lendah akan dimulai pada Juli 2026 mengikuti tahun ajaran baru. Wahyu mengatakan strategi percepatan disiapkan agar pembangunan bisa selesai sesuai target.

"Pihak Satuan Kerja (Satker) sudah menambah personel untuk mempercepat pembangunan SR," ujarnya.

Baca juga: Soal MBG Difokuskan untuk Anak Kurang Gizi, Orang Tua Siswa di Kota Yogyakarta Setuju

Kepala Dinsos-PPPA Kulon Progo, Ernawati Sukeksi menyampaikan pihaknya memiliki kewajiban untuk mengurus dokumen pendukung untuk SR di Lendah. Prosesnya masih terus berlangsung hingga kini.

"Kami dari Dinsos ada kewajiban untuk percepatan dokumen-dokumen pendukung yang jadi kriteria kesiapan SR," jelas Ernawati pada Selasa (14/06/2026).

Dokumen yang wajib dipenuhi adalah Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Perencanaan Teknis.

Adapun dokumen Andalalin dan Perencanaan Teknis sudah terpenuhi.

Sedangkan untuk dokumen AMDAL masih berproses hingga kini. Ernawati mengatakan saat ini masih proses seleksi untuk konsultan penyusunan AMDAL yang sudah bersertifikasi.

"Harapannya pertengahan April sudah ada kontrak untuk penyusunan AMDAL," ujarnya.

SR di Lendah diproyeksikan akan menjadi SR terbesar di DIY dengan daya tampung sebanyak 1.080 pelajar dari jenjang SD hingga SMA. Kompleks SR di Lendah berdiri di lahan seluas 7,1 hektare (ha).

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko turut meninjau progres pembangunan SR. Ia pun meyakini pembangunan SR bisa rampung sesuai target dan beroperasional sesuai rencana pemerintah pusat.

"Kami melihat secara langsung progresnya sangat bagus dan sesuai harapan, targetnya bulan Juli nanti sudah bisa beroperasi untuk kegiatan sekolah," kata Ambar.(alx)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.