Cerita Pengalaman Pribadi, Irjen Kemenag Tularkan Semangat Integritas di Unikma Cilacap
khoirul muzaki April 15, 2026 05:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP- Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI, H. Khoirunnas, S.H., M.H., memotivasi seluruh jajaran sivitas akademika Universitas Komputama (UNIKMA). 

Irjen menjadi keynote speaker dalam workshop informal bertajuk "Implementasi Nilai Keagamaan dalam Membentuk Perilaku Mahasiswa" di kampus UNIKMA, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu sore (12/4/2026).

Workshop ini diikuti oleh jajaran Sivitas Akademika UNIKMA, meliputi dewan penyelenggara, jajaran rektorat, dekanat, ketua prodi, lembaga penjamin mutu, hingga organisasi mahasiswa.

Khoirunnas menekankan, kemajuan sebuah institusi pendidikan tinggi mutlak berada di tangan para pengelolanya secara internal, bukan bergantung pihak luar.

Ia mengajak seluruh pejabat kampus dan tenaga pendidik untuk mensyukuri nikmat akal dengan terus memikirkan inovasi bagi lembaga.

"Kampus yang bagus-bagus itu apakah bagus dengan sendirinya atau tergantung orang yang ada di dalamnya? Pasti tergantung orang yang ada di dalamnya," tegas Khoirunnas 

Tekankan Integritas

Ia mengingatkan seluruh sivitas akademika tidak  datang ke kampus sekadar untuk menggugurkan kewajiban atau rutinitas kerja semata.

Bekerja keras dan cerdas, menurutnya, harus dibarengi keikhlasan agar setiap lelah bernilai pahala.

Sebagai pimpinan tertinggi pengawasan di tubuh Kementerian Agama RI, ia juga menyinggung krusialnya integritas.

Ia membagikan pengalaman pribadinya yang memegang teguh prinsip menolak segala bentuk penerimaan yang bukan haknya.

Baginya, kejujuran adalah aset terbesar bagi seorang abdi negara maupun pendidik.

"Saya tidak mau makan, minum kalau yang bukan hak saya. Di kantor yang saya terima hanya gaji dan tunjangan saya, " katanya

Rasa Memiliki

Ketua Dewan Penyelenggara UNIKMA, Prof. DR. KH. Fathul Aminudin Aziz, MM., menyampaikan  rasa syukurnya atas transformasi institusi yang kini telah resmi menjadi universitas pertama dan satu-satunya di wilayah Cilacap Barat.

Ia mengingatkan, capaian ini adalah amanah yang harus dibarengi visi sosial yang kuat.

"Kita sudah jelas visinya membantu pemerintah untuk mencerdaskan masyarakat, "tegas Prof. Aziz.

Ia berharap kehadiran UNIKMA mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan kejelasan status sosial bagi masyarakat, agar terhindar dari problem pengangguran.

Untuk merealisasikan visi mulia tersebut, Prof. Aziz meminta adanya pergeseran paradigma kerja di kalangan internal kampus.

Ia menekankan, setiap elemen kampus harus memiliki rasa kepemilikan yang tinggi terhadap institusi.

"Strateginya adalah bukan bekerja di Universitas Komputama, tapi mengembangkan. Coba niat itu dibangun oleh kita agar kita bisa mengembangkan," pesannya

Acara ini diharapkan mampu mereformasi etos kerja sivitas akademika.

Melalui penanaman nilai-nilai spiritual yang kuat, UNIKMA didorong untuk terus bergerak mencapai target utamanya: menjadi kampus yang maju, unggul, dan bereputasi internasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.