Dalam ukuran waktu 3 bulan (Januari-Maret 2026) katanya (ekspor durian Parigi Moutong) bisa bernilai mencapai R400 miliar, dan artinya dalam satu tahun bisa lebih dari Rp1 triliun diekspor ke Tiongkok (China),
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa nilai ekspor komoditas durian asal kawasan transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berpotensi mencapai Rp1 triliun pada 2026.
Ia mengatakan, terdapat permintaan yang besar dari konsumen dan pasar di China terhadap komoditas durian dari Indonesia.
“Dalam ukuran waktu 3 bulan (Januari-Maret 2026) katanya (ekspor durian Parigi Moutong) bisa bernilai mencapai R400 miliar, dan artinya dalam satu tahun bisa lebih dari Rp1 triliun diekspor ke Tiongkok (China),” ujar Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menuturkan, pihaknya akan mengunjungi Parigi Moutong dalam waktu dekat ini untuk menyaksikan ekspor puluhan ribu ton durian ke China.
Ia menyampaikan, nilai durian yang akan diekspor tersebut diperkirakan mencapai Rp42 miliar. Pihaknya pun menargetkan nilai ekspor durian tahun ini dapat melebihi Rp1 triliun.
Ia menyebut kawasan Parigi Moutong memiliki salah satu kebun durian terbesar di Indonesia bahkan dunia.
“Itu hanya salah satu contoh konkret dampak dari pembangunan ekonomi di kawasan transmigrasi,” kata Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Pada Senin (13/4), Mentrans Iftitah bertemu dengan Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong untuk membahas potensi Negeri Tirai Bambu tersebut untuk menjadi offtaker atau pembeli hasil produksi komoditas durian Indonesia.
Iftitah menyatakan, permintaan terhadap komoditas durian di China mencapai Rp120 triliun setiap tahunnya. Hal tersebut pun menjadi peluang bagi pengusaha durian di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah transmigrasi.
Kerja sama ekspor durian antara kedua negara tersebut akan dimulai dari ekspor durian beku, sebelum kemudian dikembangkan juga ekspor durian segar yang lebih diminati pasar China.
Menurut data Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya yang terletak di kabupaten tersebut mencatatkan produksi durian sebanyak 903,9 ton per tahun.





