BANJARMASINPOST.CO.ID - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mulai menerapkan kuliah daring bagi mahasiwa, yang dipadukan dengan sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi pegawainya. Sedang kegiatan praktikum tetap wajib dilakukan secara tatap muka.
Wakil Rektor Bidang Akademik ULM, Iwan Aflanie mengatakan pembelajaran tidak sepenuhnya bisa dialihkan ke sistem daring karena sejumlah mata kuliah menuntut interaksi langsung.
“Kuliah diusahakan daring, kecuali yang tidak bisa menghindari praktikum. Misalnya di kedokteran, mahasiswa tetap harus berinteraksi langsung dengan pasien,” ujarnya, Rabu (15/4).
Ia menegaskan, praktikum laboratorium, keterampilan klinis, hingga aktivitas di studio, bengkel, dan lapangan tetap dilaksanakan secara luring karena tidak dapat digantikan pembelajaran jarak jauh.
Selain pembelajaran, pola kerja pegawai juga disesuaikan. Dosen menjalankan work from office (WFO) atau bekerja di kampus pada Senin hingga Kamis dan WFH setiap Jumat dengan presensi digital. Jadwal kuliah pun diarahkan lebih banyak di awal pekan.
Tenaga kependidikan mengikuti skema serupa dengan pembatasan maksimal 50 persen pegawai WFH pada Jumat. Pengaturannya dilakukan oleh masing-masing pimpinan unit agar layanan administrasi tetap berjalan.
Baca juga: Layani 6.758 Calhaj, Pihak Bandara Syamsudin Noor Tempatkan Personel di Asrama Haji Banjarbaru
Sistem presensi turut menyesuaikan. Kehadiran mahasiswa dicatat secara daring dan real time, sementara pegawai menggunakan sistem elektronik, termasuk pada hari Jumat tanpa finger print. Mekanisme ini mengacu pada pengalaman saat pandemi Covid-19 yang dinilai efektif menjaga disiplin.
“Presensi tetap dihitung. Kehadiran mahasiswa bisa dilakukan secara online seperti saat pandemi Covid-19,” jelas Iwan.
Pelaksanaan akademik diserahkan kepada masing-masing program studi sesuai kebutuhan. Pembelajaran jarak jauh dapat diterapkan secara proporsional, terutama bagi mahasiswa tingkat akhir dan pascasarjana. Namun, mata kuliah yang membutuhkan laboratorium, klinik, atau praktik langsung tetap dilaksanakan secara tatap muka.
Jika perkuliahan pada Jumat tidak memungkinkan dilakukan secara daring, kegiatan tetap berlangsung luring dengan pengaturan bergilir.
Keputusan ini juga diiringi langkah efisiensi lain, seperti pembatasan penggunaan kendaraan dinas, pengurangan perjalanan dinas, penghematan energi, serta optimalisasi pemanfaatan ruang dan fasilitas kampus. Pemanfaatan platform digital dalam layanan akademik dan administrasi turut diperkuat untuk menekan mobilitas.
Kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala guna memastikan efektivitas pelaksanaannya.
Pemerintah Presiden Prabowo Subianto menerapkan WFH tiap Jumat dalam upaya mengurangi konsumi bahan bakar minyak. Hal ini dilakukan berkaitan perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat. Iran menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur penyuplai BBM dunia.
Sebelumnya Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB) dan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) juga menyatakan menerapkan kuliah daring.
Hal ini menyikapi Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Nomor 2 Tahun 2026 tentang penyesuaian kegiatan akademik, termasuk penerapan pembelajaran jarak jauh, sebagai bagian dari penghematan energi, seperti bahan bakar minyak dan listrik di kampus. (banjarmasinpost.co.id/Muhammad Saiful Riki)