Pabrik Uang Nikita Mirzani Biayai Keluarga Selama di Penjara Terungkap, Sosok Ini Ambilalih Bisnis
Murhan April 16, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sumber uang artis Nikita Mirzani selama di penjara buat biayai keluarga terungkap.

Ternyata, ada sosok yang mengambilalih peran untuk menjalankan 'pabrik uang' ibunda Lolly.

Memang, walau Nikita Mirzani kini tengah menghadapi berbagai persoalan hukum, ternyata pundi-pundi rupiah wanita yang akrab disapa Nyai ini tetap mengalir. 

Keadaan itu terjadi karena kekuatan support system dari keluarganya sendiri.

Bukan orang lain, Nikita Mirzani ternyata memercayakan pengelolaan bisnis kulinernya, Mi Ami, kepada sang kakak kandung, Edwin Augustinus. 

Manajer Nikita, Dhea Hanifa Putri, membongkar bahwa Edwin memegang peran vital dalam rencana ekspansi bisnis Nikita yang sedang berjalan.

Baca juga: Usia Kehamilan Lindi Fitriyana 5 Bulan Saat Dinikahi Virgoun, Eva Manurung Benarkan Ucapan Luna 

"Karena itu kan sekarang dikelola sama kakaknya (Nikita Mirzani). Terus kemarin kan ada tambahan juga buka burger juga kan," kata Dhea Hanifa Putri saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).

Tak sekadar menjaga toko, Edwin juga sudah mulai bergerak mencari lokasi baru untuk memperbesar gurita bisnis adiknya.

"Kakaknya udah sempat disuruh nyari-nyari tempat juga daerah Tangerang, apa segala macam gitu-gitu," imbuh Dhea.

Selain itu, perihal jualan online dipegang oleh anak sulung Nikita, Lolly, dan adik laki-laki Nikita, Lintang. 

Lolly kerap membantu melakukan live streaming untuk menjual produk-produk skincare sang ibu.

"Live streaming, apa segala macam. Biasanya Teteh yang jualan, terkadang Lolly juga bantu jualan, gitu," tutur sang manajer.

Kekompakan keluarga ini terbukti membuahkan hasil yang fantastis. Tak main-main, Lolly dan Lintang mampu menghasilkan angka penjualan tinggi. 

Dhea membeberkan bahwa angka penjualan bisa menembus ribuan hanya dalam waktu singkat.

"Kadang adiknya juga kan ikut jualan tuh, Lintang. Kadang mereka kalau jualan tuh produk yang kejual tuh bisa sampai seribu," beber wanita 31 tahun itu.

Ia menekankan bahwa angka tersebut adalah jumlah pembeli nyata, di mana satu orang bisa memborong lebih dari satu produk sekaligus.

"Seribu tuh seribu yang beli ya. Terkadang satu orang belinya dua produk, tiga produk gitu-gitu. Masih berjalan ya, dalam satu kali live itu pun live paling kita cuma 3 jam, 4 jam," sambungnya.

Dhea pun menegaskan bahwa dari hasil kerja keras keluarga ini, kebutuhan hidup Nikita dan anak-anaknya tetap terjamin.

"Sebenarnya kalau untuk menghidupi secara kehidupan anak-anak, apa, masih sangat bisa. Isu-isunya (bangkrut) nggak ada," pungkas Dhea. 

Semakin Kurus di Penjara 

Di sisi lain, kuasa hukum Nikita, Krisna Murti, mengungkap kondisi terkini sang artis di dalam penjara.

Krisna Murti mengaku beberapa waktu lalu mengunjungi Nikita di rutan.

Kedatangan Krisna Murti yakni untuk membahas mengenai langkah hukum selanjutnya usai kasasi ditolak Mahkamah Agung.

Ia pun menyebut kondisi Nikita tampak memprihatinkan.

"Saya ke rutan bertemu dengan Nikita untuk berdiskusi, kondisi Nikita cukup memprihatinkan ya," ungkap Krisna, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Senin (13/4/2026).

Menurut Krisna, bahwa kondisi badan sang artis terus menurun hingga tampak kurus.

"Kondisi badannya terus menurun, badannya kurusan," terang Krisna.

Langkah Hukum Terakhir Nikita 

Selebritas Nikita Mirzani kini menghadapi ancaman hukuman enam tahun penjara setelah Mahkamah Agung (MA) resmi menolak permohonan kasasi yang diajukannya.

Putusan ini berkaitan dengan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan penipuan senilai Rp4 miliar dengan korban Reza Gladys.

Dengan ditolaknya kasasi tersebut, Nikita harus menjalani masa hukuman sesuai putusan jika tidak segera mengambil langkah hukum lanjutan.

Kabar yang beredar menyebutkan pihak Nikita berencana mengajukan Peninjauan Kembali (PK) melalui Mahkamah Konstitusi (MK) guna meninjau ulang perkara tersebut.

Manajer Nikita, Dhea Hanifa Putri, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu koordinasi dengan tim kuasa hukum terkait kepastian langkah PK tersebut.

"Kalau aku semua serahin ke penasehat hukum aja. Aku cuma kasih semangat dan dukungan buat Niki," ujar Dhea saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.