BANGKAPOS.COM, BANGKA - Angin kencang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (15/4/2026) sore.
Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.
Kepala BPBD Bangka Barat, Safrizal, menyampaikan, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.10 WIB.
Sebanyak 27 rumah warga yang rusak diterjang angin kencang berada di Desa Kelabat, Desa Sekar Biru, dan Desa Puput
"Kerusakan yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga sedang," kata Safrizal kepada Bangkapos.com, Kamis (16/4/2026) pagi.
Menurutnya, atap rumah warga menjadi bagian yang paling banyak mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
Dia memastikan, hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Langkah kami telah melakukan pendataan, dan melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang ambruk," lanjutnya.
Safrizal, memastikan kondisi pada Kamis (16/4/2026) pagi ini sudah normal, sejumlah korban bakal diberikan bantuan.
"Kondisi sekarang sudah normal, sudah dilakukan penanganan. Diberikan bantuan, dan ada tim teknisnya dari Perkim bakal turun, untuk melakukan tindakan terhadap kaji cepat yang telah kami lakukan," terangnya.
Ia menyampaikan, sesuai informasi BMKG saat terjadi peralihan cuaca dari musim basah ke kering.
Potensi cuaca ekstrem masih tetap ada. Pada masa pancaroba, kejadian seperti angin kencang kerap terjadi.
"Karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan upaya mitigasi dengan segera menanggulangi hal-hal yang berisiko.
Seperti keberadaan pohon tinggi yang rawan tumbang. Jika diperlukan penebangan, masyarakat dapat menghubungi kami," tutupnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)