BANGKAPOS.COM - Publik saat ini masih menunggu kepastian pelaksanaan seleksi CPNS 2026 .
Setidaknya hingga 16 April 2026 ini, beluma ada penjelasan resmi mengenai kapan CPNS 2026 dibuka.
Termasuk jadwal dan formasinya.
Lalu, seperti apa informasi resminya sejauh ini?
Penjelasan resmi terkait CPNS 2026 sejauh ini pernah disampaikan pada pertengah Maret 2026.
Saat itu dikabarkan bahwa pemerintah masih menahan pengumuman rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2026 meskipun perencanaan kebutuhan pegawai telah dirumuskan.
Keputusan ini diambil sambil menunggu penetapan sektor prioritas yang dinilai paling mendesak untuk dipenuhi.
Simak informasi lengkapnya sebagai berikut :
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa secara umum hampir seluruh kementerian telah menyampaikan kebutuhan pegawai masing-masing.
Namun, hingga kini pemerintah belum dapat mengumumkan jumlah formasi secara rinci.
Sehingga pemerintah masih menahan keputusan terkait rekrutmen ASN 2026.
“Sudah kita finalkan, kita rumuskan. Secara umum hampir semua menteri sudah menyampaikan kebutuhannya,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/2026), dikutip dari Kompas.com.
Meski perencanaan telah disiapkan, pemerintah belum dapat merinci jumlah formasi karena pembahasan saat ini difokuskan pada penyusunan prioritas kebutuhan.
Prasetyo menjelaskan, keputusan tersebut diambil supaya penerimaan ASN benar-benar menjawab kebutuhan paling mendesak.
“Kami belum bisa menyampaikan angka secara detail karena masih melihat prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi,” ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah juga memperhitungkan kemampuan fiskal negara untuk memastikan jumlah rekrutmen.
Langkah ini diambil agar kebijakan penambahan ASN tetap selaras dengan kondisi keuangan negara.
Prasetyo menambahkan, proses pemetaan kebutuhan pegawai masih terus berlangsung.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) telah meminta kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan ASN.
Pemerintah pusat juga mengevaluasi jumlah dan sebaran ASN yang ada untuk mengetahui kekurangan pegawai secara lebih akurat.
“Ini sedang dicari titik temunya, terutama kalau berbicara soal jumlah,” pungkas Prasetyo.
Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengantongi data sebanyak 160 ribu formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026.
Data formasi CPNS tersebut didapat dari seluruh instansi pusat hingga daerah.
Pemerintah melalui Kemen PANRB berencana membuka penerimaan CPNS pada tahun ini.
Namun belum dipastikan jadwal rekrutmen CPNS 2026.
"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya," kata Menteri PANRB, Rini Widyantini melansir Antara, Rabu (8/4/2026).
Rini mengatalan pihaknya sudah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menunjang pelaksanaan tes CPNS 2026.
Namun Rini belum bisa mengumumkan kapan tepatnya seleksi CPNS 2026 dimulai.
Sebelum mengumumkan pelaksanaan seleksi CPNS, Kemenpan-RB terlebih dahulu perlu meminta jumlah formasi beserta kompetensi CPNS yang dibutuhkan kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.
"Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi," ujar Rini.
Kemen PANRB telah menginstruksikan seluruh instansi pemerintah untuk segera mengajukan usulan kebutuhan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Tahun Anggaran 2026.
Proses pengusulan ini dilakukan secara digital melalui aplikasi e-formasi.
Prioritas utama pengadaan tahun ini difokuskan pada penguatan program stategis nasional dan peningkatan kualitas pelayanan dasar di masyarakat.
Dalam surat edaran Kemen PANRB, batas akhir pengajuan usulan formasi melalui sistem e-formasi pada 31 Maret 2026.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kebijakan pembukaan rekrutmen ASN berada di bawah kewenangan Kementerian PANRB.
“CPNS ada di MenpanRB. Anggaran harusnya ada,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Selasa (7/4/2026).
Ia juga memastikan bahwa dari sisi anggaran, pemerintah memiliki kapasitas untuk mendukung belanja pegawai, termasuk jika rekrutmen CPNS kembali dibuka tahun ini.
Purbaya mengakui bahwa proses rekrutmen sebelumnya memakan waktu cukup lama.
Oleh karena itu, pemerintah kini mendorong percepatan seleksi agar kebutuhan tenaga operasional dapat segera terpenuhi.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mengonfirmasi bahwa unggahan jadwal pendaftaran CPNS 2026 dibuka pada Juli 2026 yang beredar di media sosial tidak benar.
Dia memastikan, sampai dengan saat ini pihaknya belum menetapkan jadwal pelaksanaan CPNS 2026.
"Belum ditetapkan jadwalnya," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (9/3/2026).
Sinyal pembukaan pendaftaran CPNS 2026 ini muncul setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini mengatakan bahwa tahun ini sebanyak 160.000 aparatur sipil negeri (ASN) akan purnatugas alias pensiun.
Untuk mengisi kekosongan itu, pemerintah berpotensi membuka pendaftaran CPNS meski hingga saat ini belum ada pengumuman resmi.
"Kami kan sudah menyediakan sekitar 160.000 pensiun yang memang harus diisi.
Mudah-mudahan, mudah-mudahan (di 2026 ada tes CPNS)," kata Rini, dikutip dari Kompas.com (24/2/2026).
Rini sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti kapan proses seleksi CPNS 2026 dibuka.
Pasalnya, seleksi CPNS biasanya membutuhkan waktu yang panjang karena harus elalui sejumlah tahapan perhitungan anggarannya.
Informasi terakhir, Kementerian PAN-RB masih belum bisa mengisi seluruh anggaran tersebut.
Hingga saat ini, pihaknya masih meminta setiap kementerian dan lembaga untuk memetakan kebutuhan formasi dan kompetensi.
Sebelum seleksi CPNS dibuka, paling penting sebenarnya adalah calon pelamar mempersiapkan diri belajar mulai dari sekarang.
Apa saja yang mesti dipelajari untuk ikut seleksi CPNS?
Melansir fahum.umsu.ac.id, berikut ini panduan lengkap dan tips efektif agar kamu lolos seleksi CPNS 2026, mulai dari persiapan materi, latihan soal, hingga pengelolaan waktu ujian.
Pahami Struktur dan Tahapan Seleksi CPNS 2026
Sebelum memulai persiapan, kamu perlu memahami dulu alur seleksi CPNS 2026. Umumnya, tahapan seleksi terdiri dari:
Dengan memahami tahapan ini, kamu bisa menyiapkan strategi belajar yang lebih fokus dan tidak kehilangan arah.
Agar bisa bersaing, kamu harus menguasai materi-materi inti SKD dan SKB. Berdasarkan pengalaman seleksi tahun-tahun sebelumnya, beberapa materi yang sering muncul antara lain:
Persiapan CPNS bukan hanya tentang belajar keras, tapi juga tentang mengatur waktu secara cerdas.
Buat jadwal belajar mingguan yang seimbang antara materi, latihan, dan istirahat. Misalnya:
Dengan disiplin waktu yang konsisten, kamu bisa menghindari stres berlebihan dan menjaga konsentrasi menjelang ujian.
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan peluang lolos adalah mengikuti tryout online CPNS.
Saat ini banyak platform menyediakan simulasi CAT (Computer Assisted Test) yang menyerupai ujian resmi.
Dengan mengikuti tryout secara rutin, kamu bisa:
(Bangkapos.com/Kompas.com/ Tribunnews/ Serambi News)