Motor Patroli Karhutla yang Ditarik untuk Pejabat, Petugas BPBD Kecamatan di OI Dapat yang Butut
Refly Permana April 16, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Personel BPBD di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, mengeluhkan motor patroli karhutla yang tak memadai.

Informasi yang diterima, ada satu unit kendaraan motor trail yang disiapkan untuk setiap BPBD kecamatan di Ogan Ilir.

Namun, seluruh motor ditarik oleh BPBD Ogan Ilir dari 16 kecamatan yang ada.

Salah seorang personel BPBD Muara Kuang menyebut bahwa 16 motor trail yang sempat ditarik sudah dikembalikan.

Baca juga: Antisipasi Kemarau Panjang 2026, BPBD Sumsel Gelar Apel Siaga Karhutla 22 April Mendatang

"Tapi motor yang akan diserahkan ke Muara Kuang kondisinya butut. Padahal kendaraan kami sebelumnya kondisinya bagus," kata seorang personel berinisial DD, Kamis (16/4/2026).

DD mengungkapkan, kendaraan yang akan diserahkan tak memadai untuk menjelajahi medan di Muara Kuang.

"Di Muara Kuang ini daerahnya luas, jarak antardesa jauh, terus infrastruktur jalannya rata-rata jelek. Ini malah mau dikasih motor butut yang bisa makin rusak kalau dipaksakan beroperasi," ungkap DD.

BPBD Muara Kuang menolak kendaraan operasional dinas untuk patroli karhutla yang dianggap tak laik operasi.

Petugas tak ingin kendaraan semakin rusak dan BPBD Muara Kuang seolah disalahkan.

"Nanti makin rusak, malah kami yang disalahkan. Padahal kami perlu kendaraan operasional untuk memantau titik api, mencegah kebakaran lahan," tutur DD.

Terpisah, Kalaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat mengatakan, kendaraan yang ditarik dari BPBD kecamatan diprioritaskan untuk pejabat di lingkungan BPBD Ogan Ilir.

Baca juga: Jalan Muaradua–Ranau Amblas, BPBD OKU Selatan Lakukan Penanganan Darurat

Dilanjutkannya, ada tiga daerah rawan karhutla di Ogan Ilir.

Yakni Kecamatan Pemulutan, Pemulutan Barat dan Indralaya Utara.

"Di tiga kecamatan itu, masih banyak titik rawan karhutla yang sulit dijangkau kendaraan patroli roda empat. Maka perlu disiapkan kendaraan roda dua yang kondisinya cukup baik untuk mendukung operasional penanggulangan karhutla," jelas Edi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.