Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Korban kecelakaan maut di Jalan Lingkar Timur Kuningan bertambah.
Korban berinisial R (6) yang merupakan pelajar dikabarkan meninggal dunia.
"Kabar meninggalnya tadi malam dan sekarang sudah dilakukan pemakaman," kata Diding. warga sekitar rumah korban di Kelurahan Awirarangan, Kamis (16/4/2026).
Korban sempat mendapat penanganan medis.
Saat kecelakaan korban mengalami luka serius hingga dilarikan ke rumah sakit di Kuningan.
"Iya, kondisi meninggalnya saat menjalani perawatan medis," katanya.
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Lingkar Timur, Desa Garatengah, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, pada Senin (13/4/2026) malam sekitar pukul 20.15 WIB.
"Kejadian itu menimbulkan korban yang melibatkan satu keluarga warga Kelurahan Awirarangan Kecamatan Kuningan," ucap Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini dalam keterangan diterima Tribun, Selasa (14/4/2026).
Kecelakaan maut terjadi pada unit mobil Toyota Fortuner warna hitam dengan nomor polisi B-1937-CLP.
Mobil diduga hilang kendali sehingga keluar bahu jalan dan terperosok di semak rerumputan dengan ketinggian kurang lebih 3-4 meter dari permukaan jalan.
"Akibat peristiwa tadi dikabarkan satu orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Linggajati Kuningan untuk mendapatkan perawatan medis," katanya.
Menyinggug sebab kejadian kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon.
“Kendaraan Toyota Fortuner melaju dari arah selatan ke utara. Setibanya di lokasi yang merupakan jalan menurun dan sedikit menikung ke kiri, kendaraan tersebut berusaha mendahului kendaraan lain di depannya. Namun kehilangan kendali hingga kendaraan keluar ke bahu jalan dan masuk terperosok di sebelah kiri jalan,” ujar Iptu Sri Martini.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Hl (46), yang mengalami benturan pada bagian kepala.
Sementara pengemudi, Hn (48), mengalami luka lecet dan luka robek.
Dua penumpang lainnya, yakni RZ (17) serta RZh (6) mengalami luka-luka.
Sri Martini mengungkapkan bahwa saat kejadian, kondisi jalan dalam keadaan baik dan cuaca cerah, serta arus lalu lintas relatif sepi.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi jalan hotmix dalam keadaan baik dan kering. Namun faktor kelalaian saat mendahului di jalan menurun diduga menjadi penyebab utama kecelakaan, " katanya.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Baca juga: Update Kecelakaan Maut di Jalan Lingkar Timur Kuningan, 1 Orang Meninggal dan 3 Luka-luka