Biodata dan Harta Kekayaan Brian Yuliarto, Mendiktisaintek Kecam Kasus Mahasiswa Dugaan Pelecehan
Rusaidah April 16, 2026 09:35 PM

 

POS BELITUNG -- Simak biodata Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Kabinet Merah Putih kecam kasus dugaan pelecehan mahasiswa Universitas Indonesia (UI).

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa, yang kini menjadi sorotan luas publik.

Brian menegaskan bahwa lingkungan perguruan tinggi harus terbebas dari segala bentuk kekerasan. Ia menilai kampus seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.

“Perguruan tinggi harus menjadi ruang yang aman, berintegritas, dan berintegritas bagi seluruh sivitas akademika.

Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan di kampus, dalam bentuk apa pun,” kata Mendiktisaintek dalam siaran pers, Selasa (14/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa tindakan yang merendahkan harkat dan martabat manusia merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah, kata dia, akan terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas.

Baca juga: Video: Gelagat Israel Tercium, Turki Curiga Ankara Target Baru Usai Iran: Tak Bisa Hidup Tanpa Musuh

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan Bapak Rektor (UI) dan kami terus memantau perkembangan penanganan kasus ini, termasuk memastikan pihak-pihak yang menjadi korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang semestinya.” tegas Mendiktisaintek.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan perkara harus dilakukan secara objektif, transparan, serta berpihak pada korban, bukan sekadar penyelesaian administratif semata.

Dalam prosesnya, pemerintah merujuk pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 yang mengatur berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan, mulai dari kekerasan seksual, verbal, psikis, hingga diskriminasi dan intoleransi.

Selain itu, jika ditemukan unsur pidana, penanganan kasus akan mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022, sehingga pelaku tidak hanya berpotensi menerima sanksi akademik, tetapi juga konsekuensi hukum yang lebih berat.

Di tengah isu tersebut, laporan harta kekayaan Brian Yuliarto juga ikut disorot. Berdasarkan data yang tersedia, total kekayaannya mencapai sekitar Rp18 miliar.

Sebagai informasi, Brian Yuliarto resmi menjabat sebagai Mendiktisaintek setelah dilantik di Istana Negara Jakarta pada Rabu (19/2/2025), menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor XXVIP Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri negara dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Rekam Jejak Brian Yuliarto

Brian Yuliarto merupakan seorang pejabat negara yang kini menjabat Kepala Badan Industri Mineral.

Pria kelahiran Jakarta pada 27 Juli 1975 itu, saat ini juga menjadi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Kabinet Merah Putih.

Ia menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro yang mengundurkan diri sebagai Mendiktisaintek pada 19 Februari 2025.

Selain berkecimpung di Pemerintahan, Brian Yuliarto juga dikenal sebagai akademisi. 

Ia tercatat pernah menjabat Dekan Fakultas Teknologi Industri periode 2020-2024 dan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Institut Teknologi Bandung periode 2025–2030.

Tak hanya itu, Brian Yuliarto pun juga menjadi salah satu dosen sekaligus Guru besar di Fakultas Teknologi Industri ITB.

Berikut riwayat perjalanan karier Brian Yuliarto:

- Dosen Fakultas Teknologi Industri ITB

- Dekan Fakultas Teknologi Industri periode 2020-2024

- Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB periode 2025-2030

- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi per 19 Februari-sekarang

- Kepala Badan Industri Mineral per 25 Agustus 2025.

Mengenai pendidikan, Brian Yuliarto kini telah menyandang gelar Doktor dari University of Tokyo, Jepang tahun 2005.

Berikut riwayat pendidikan Brian Yuliarto:

- SMA Negeri 14 Jakarta

- Institut Teknologi Bandung (ITB) lulus tahun 1999 dan memperoleh gelar Sarjana Teknik

- University of Tokyo, Jepang, lulus tahun 2002 dan memperoleh gelar Magister Teknik

- University of Tokyo, Jepang, lulus tahun 2005 dan memperoleh gelar Doktor di bidang Kuantum dan Ilmu Sistem.

Harta Kekayaan 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan pada 29 Maret 2024/Periodik - 2023, harta kekayaan Brian Yuliarto ada di angka Rp. 18.640.600.000.

Dalam LHKPN tersebut, Brian Yuliarto disebutkan tidak memiliki utang.

Harta terbanyak milik Brian Yuliarto ada di tanah dan bangunan yang mencapai Rp. 18.075.000.000.

Berikut rincian harta kekayaan Brian Yuliarto, dikutip dari e-LHKPN miliknya :

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 18.075.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 126 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA BANDUNG , HIBAH TANPA AKTA Rp. 1.850.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 338 m2/338 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HIBAH TANPA AKTA Rp. 2.250.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 153 m2/110 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 1.450.000.000

4. Tanah Seluas 70 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 190.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 647 m2/217 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HIBAH TANPA AKTA Rp. 7.750.000.000

6. Tanah dan Bangunan Seluas 420 m2/110 m2 di KAB / KOTA KOTA BEKASI , HIBAH TANPA AKTA Rp. 3.500.000.000

7. Tanah Seluas 3560 m2 di KAB / KOTA KARAWANG, HASIL SENDIRI Rp. 260.000.000

8. Tanah dan Bangunan Seluas 450 m2/200 m2 di KAB / KOTA KENDAL, HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 170.000.000

1. MOBIL, HONDA CR-V 1.5 TC CVT CKD Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 170.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 235.600.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 160.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 18.640.600.000

III. HUTANG Rp. ----

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 18.640.600.000

(TribunTrends/Kompas/Tribunnews/Pos Belitung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.