TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sosok Muklisin (41), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Penjaringan yang viral karena komitmennya mengedukasi masyarakat lewat media sosial, ternyata berasal dari keluarga yang juga lama berkecimpung di bidang kebersihan.
Tak hanya dirinya, Muklisin mengungkapkan bahwa orang tuanya dan kakaknya juga merupakan petugas kebersihan.
Muklisin bercerita, ibundanya lebih dulu bekerja sebagai petugas kebersihan sejak puluhan tahun lalu hingga akhirnya pensiun pada 2022.
Jejak pengabdian keluarga di bidang kebersihan itu bahkan berlanjut ke generasi berikutnya, karena kakak Muklisin juga saat ini berprofesi sebagai petugas PPSU di wilayah lain.
"Orang tua saya lebih lama malah dari sebelum apa ya, pokoknya 97 apa 95-an lah, terus sampai kemarin 2022 itu sampai pensiun. Terus dari kakak saya juga ada juga, PPSU juga di Kelurahan Muara," kata Muklisin kepada TribunJakarta.com, Kamis (16/4/2026).
Muklisin mengatakan, dirinya mulai terjun ke bidang kebersihan sejak 2014, jauh sebelum menjadi petugas PPSU seperti sekarang.
Saat itu, ia bekerja di regu kebersihan tingkat kecamatan sebelum akhirnya resmi menjadi anggota pasukan oranye pada 2016.
Menurut dia, keputusan bekerja di bidang kebersihan awalnya bukan karena pilihan utama, melainkan karena sulitnya mencari pekerjaan saat itu.
Meski demikian, Muklisin bersyukur karena pekerjaan tersebut memberinya kesempatan untuk membantu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menafkahi keluarga.
"Kalau untuk memilih ya sebenarnya nggak ada pilihan lagi waktu itu ya, karena kita juga susah nyari kerjaan. Nah, begitu kita diterima di kebersihan ya alhamdulillah. Jadi bisa bantu-bantu lingkungan biar bersih gitu," ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, Muklisin mengaku mulai mencintai pekerjaannya sebagai petugas kebersihan dan merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
Ia bahkan rutin mengunggah aktivitas membersihkan lingkungan ke media sosial sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat sekaligus bukti bahwa petugas PPSU benar-benar bekerja.
"Ini nih yang saya pengen dibilang kayak gitu ya, maksudnya ya hati saya kayaknya udah memang udah cinta gitu ama lingkungan gitu ya. Jadi ya bertahan sampai sekarang lah," ucap dia.
Muklisin berharap, pengalaman keluarganya yang bertahun-tahun mengabdi di bidang kebersihan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Ia juga mengajak warga untuk tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi ikut menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama.
"Buat pesan buat masyarakat, kita bersama-sama menjaga lingkungan. Kebersihan pun juga harus karena jangan mengandalkan tugas-petugas yang lainnya lah. Jadi kita kewajibannya ya sama-sama saling menjaga lingkungan itu aja," kata Muklisin.
Berkat kinerjanya, Muklisin diberikan tiket umrah oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Kejutan itu disampaikan Pramono dalam Rapat Besar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026) kemarin.
Dalam kesempatan itu, Pramono bahkan mengajak Muklisin naik ke atas panggung dan mengapresiasi kinerja anak buahnya si anggota pasukan oranye itu.
Pramono lantas memberikan hadiah spesial, yakni Muklisin berkesempatan untuk berangkat umrah dalam waktu dekat.
Menurut Muklisin, Pramono sudah melihat langsung konten-konten media sosial yang dibuatnya dan terkagum-kagum.
Dari situ, Pramono akhirnya memanggil Muklisin datang ke TIM.
"Bapak Gubernur melihat konten saya ya, sampai saya dipanggil ke Balai Kota, ke Walikota, sampai ke Taman Ismail Marzuki kemarin itu," kata Muklisin.
Adalah suatu kebanggaan bagi Muklisin sampai bisa dipanggil dan diajak naik ke atas panggung oleh orang nomor satu DKI Jakarta.
Saat itu lah Muklisin mengaku tak bisa berkata-kata. Ia bahkan sempat gemetaran ketika naik ke atas panggung.
"Saya dipanggil sampai naik ke atas panggung itu saya gemeteran dah diberi apresiasi dan tiket umrah. Kalau dipanggil udah dua kali ini, cuman naik ke atas panggung baru kemarin. Rasanya udah bener-bener bangga, seneng, gemeter juga, banyak campur aduk pokoknya lah," ucap dia.
Menurut Muklisin, tak pernah sedikit pun terbersit di benaknya untuk bisa berangkat umrah.
Karena itu, ia masih sangat tak percaya begitu besar apresiasi yang diberikan gubernur sebagai pimpinan tertingginya di DKI Jakarta.
"Kalau buat impian nggak ada, makanya saya sampai aduh gimana ya nggak bisa berkata-kata pokoknya lah. Kok sampai sejauh ini sampai dapat umrah gitu nggak ada kepikiran gitu buat ke umrah-nya itu nggak ada," ungkapnya.
Melalui akun media sosialnya itu, setiap hari Muklisin mengunggah foto-foto kondisi lingkungan yang baru saja ia bersihkan.
Muklisin membuat perbandingan kondisi lingkungan sebelum dan sesudah alias before-after dibersihkan.
Selain aktivitas membersihkan lingkungan, Muklisin juga mengunggah konten-konten sarat edukasi.
Misalnya, ia berulangkali mengunggah gambar ketika sedang menghalau orang-orang tak bertanggungjawab yang berupaya membuang sampah sembarangan.
Sebelum viral seperti sekarang, Muklisin mengaku hanya ingin mengunggah hasil kerjanya setiap hari ke akun Instagram-nya.
"Emang nggak disengaja, emang saya nggak selalu bikin konten. Saya cuma nge-upload hasil kerja saya. Nggak maksud emang pengen viral apa nggak," ucap Muklisin.
Menurut Muklisin, foto-foto yang ia unggah setiap hari juga untuk membuktikan bahwa selama ini pasukan oranye benar-benar bekerja untuk membersihkan lingkungan.
Hal itu dilakukannya karena Muklisin masih sering mendengar komentar miring dari banyak orang yang menganggap petugas PPSU tak bekerja maksimal.
"Buat edukasi juga. Buktiin kalau kita tuh kerja. Selama ini kan banyak yang bilang gaji PPSU gede kerja nggak ada. Ya kita buktikan," ucapnya.
Selain unggahan soal kinerja hariannya, Muklisin juga sering memperlihatkan perilaku tak terpuji dari orang-orang yang membuang sampah sembarangan.
Orang-orang tak bertanggungjawab ini seringkali ditemui Muklisin di beberapa titik yang menjadi zona kerja hariannya.
"Saya sengaja setiap subuh jam 4 atau jam 3 saya sudah ngontrol di zona saya. Emang ada yang buang, oknum. Rata-rata begitu, galak. Lebih galakan dia," ucap dia.
Muklisin pun berharap apa yang dilakukannya ini dapat menyadarkan masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama agar tidak membuang sampah sembarangan.