Letkol Yohanes Hasto Wibowo, Sosok Tentara yang Resmi Sandang Doktor Ilmu Manajemen Unsrat Manado
Rizali Posumah April 16, 2026 11:32 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Letkol CKU Yohanes Restu Hasto Wibowo, Perwira Keuangan Puziad resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. 

Sebagai Promovendus, Letkol Yohanes yang merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 2007 berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji yang dipimpin Prof Ir Arthur G. Pinaria MP PhD yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik. 

Ujian promosi doktor ini berlangsung di gedung Pascasarjana Unsrat lantai lima, Kamis 16 April 2026.

Prof Arthur Pinaria menerapkan Letkol Yohanes layak menyandang gelar doktor karena berdasarkan ujian dan memperhatikan disertasi, Promovendus menguasai penelitiannya. 

"Berdasarkan segala peraturan pada Universitas Sam Ratulangi Manado. Maka disertasi diterima dan dengan demikian telah menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Manajemen Program Pasca Sarjana," kata Pinaria. 

Dalam penetapan tersebut, Promovendus dinyatakan lulus secara memuaskan. 

"Dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan. Berdasarkan peraturan perundang-undangan, saya menyatakan promovendus berhak menggunakan gelar akademik doktor. Memperoleh semua hak yang dicatut dalam gelar tersebut," katanya. 

Ijazah Doktor Ilmu Manajemen akan diserahkan Unsrat saat prosesi wisuda nanti.

Diketahui dalam Ujian Promosi Doktor yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, hadir sebagai Penguji Eksternal Prof Dr Diah Natalisa MBA dan Penguji I Dr Olivia S Nelwan, SE MSi, yang mengikuti sidang Promosi Doktor secara daring. 

Kemudian ada Penguji ll Dr Lucky OH Dotulong SE MSi serta Penguji lll Dr Arrazi Bn Hasan Jan SE MSi.

Sementara itu, Co-Promotor I Dr Ivonne S Saerang SE MM; Co-Promotor ll Dr Irvan Trang SE MM dan Promotor Prof Dr David PE Saerang SE Mcom (Hons). 

Letkol CKU Yohanes Restu Hasto Wibowo bersyukur bisa menjadi lulusan ke 69 program Doktor Ilmu Manajemen Program Pasca Sarjana Unsrat Manado. 

"Terima kasih untuk Ketua sidang, promotor, ko promotor, ketua dan penguji, yang telah hadir bersama dalam ujian sidang terbuka," katanya. 

Lanjutnya pendidikan yang ditempuh memakan lebih lama hingga sampai ujian Promosi Doktor ini.

Pasalnya ia kuliah menggunakan biaya pribadi sambil tetap melaksanakan tugas sebagai tentara. 

"Dari sisi moral, saya ada tanggungjawab untuk dosen yang sudah memberikan perhatian, maka saya harus menyelesaikan pendidikan di Unsrat. Terima kasih kepada Rektor dan Warek 1 serta semua jajaran. Terima kasih kepada istri dan keluarga yang selalu mensuport saya," ungkapnya. (ndo) 

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.