TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang nenek berusia 72 tahun di Subang ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, Rabu (15/4/2026) malam.
Korban nenek berinisial T diduga menjadi korban perampokan, setelah perhiasan emas sekitar 50 gram dan uang tunai puluhan juta rupiah miliknya dilaporkan hilang.
Peristiwa ini pertama kali diketahui suami korban yang baru pulang dari menghadiri acara syukuran.
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur.
Kondisinya memprihatinkan, dengan tangan dan kaki terikat kain, serta tubuh yang sempat tertutup kasur.
Temuan tersebut langsung membuat keluarga panik dan melaporkannya kepada warga sekitar.
Suasana duka pun menyelimuti lingkungan setempat setelah kabar tersebut menyebar.
Ketua RT setempat, Masliah, mengaku mendapat laporan dari suami korban sekitar tengah malam.
“Ia juga membenarkan adanya indikasi perampokan karena sejumlah barang berharga hilang,” ujar Masliah dikutip dari TribunJabar, Kamis (16/4/2026).
Dari informasi yang dihimpun, sejumlah barang berharga milik korban tidak ditemukan di lokasi.
Di antaranya uang tunai sekitar Rp30 juta serta perhiasan emas yang biasa dikenakan korban.
Kondisi rumah yang relatif sepi diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Selain itu, adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban menguatkan dugaan bahwa kejadian ini bukan sekadar pencurian biasa.
Warga sekitar menyebut korban dikenal tinggal di rumah tersebut tanpa banyak aktivitas keluar malam, sehingga diduga telah menjadi target.
Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Garis polisi pun dipasang untuk kepentingan penyelidikan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit guna dilakukan autopsi, sebagai upaya memastikan penyebab pasti kematian.
Kasi Humas Polres Subang, Edi Juhaidi, menyatakan bahwa pihaknya masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti serta keterangan saksi. Polisi berharap pelaku dapat segera terungkap.”
Hingga kini, aparat masih memburu pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Baca juga: PSBS Biak Vs Persija : Head To Head, Prediksi Susunan Pemain, Lawan Sang Macan Teriak Gaji Telat
Baca juga: Guru Besar Universitas Jayabaya Dorong Perubahan Paradigma Hukum Kepailitan, Utamakan Perdamaian
Baca juga: Universitas Budi Luhur Pecat Dosen yang Diduga Lecehkan Mahasisiwi, Korban dan Terlapor Saling Lapor