Pamflet Seruan Aksi Dukung JK Beredar, Polrestabes Makassar Pastikan Tak Ada Unjuk Rasa
Sukmawati Ibrahim April 17, 2026 12:21 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Beredar pamflet seruan aksi dukungan terhadap Jusuf Kalla di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Seruan demo dukungan itu beredar pasca viral potongan video "mati syahid" JK saat berpidato di UGM, Maret lalu.

Pamflet seruan itu beredar di beberapa platform media sosial seperti Instagram dan grup WhatsApp.

Seruan aksi itu dari kelompok yang menamakan diri, "Laskar Garuda Indonesia Bersatu".

Dalam pamflet itu, disebutkan titik aksi salah satunya di kawasan Fly Over.

Lebih lanjut, Surahman menjelaskan, dirinya juga telah bertemu dengan pimpinan Laskar Garuda Indonesia Bersatu.

Dalam pertemuan itu, kata Surahman, dilakukan proses diskusi terkait dinamika perkembangan situasi saat ini.

Hasil diskusi tersebut, menurut Surahman, pimpinan Laskar Garuda Indonesia Bersatu, sepakat untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa.

Tujuannya, agar Kondusifitas kota berpenduduk 1,4 juta jiwa ini teta

"Pada intinya, dari diskusi kami disepakati bahwa rencana unjuk rasa besok dibatalkan," jelas Kompol Surahman.

"Demikian pula tentang tempat-tempat yang menjadi larangan ata pengecualian yang dijadikan titik aksi unras bisa dibaca dalam penjelasan UU tersebut," sambungnya.

Hal senada diungkapkan pimpinan Laskar Garuda Indonesia Bersatu, Mukram.

"Iya setelah kami pertimbangkan untuk menjaga kondusifitas yang ada, kami sepakat untuk membatalkan aksi besok," sebutnya.

Terpisah, Chief & Sustainability Officer Kalla, Subhan Djaya Mappaturung mengimbau masyarakat untuk menahan diri.

Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan seruan aksi dukungan terhadap JK itu.

"Agar masyarakat tidak terprovokasi dan tidak ikut terhadap ajakan dan seruan aksi unjuk rasa yang mengaitkan pembelaan atau dukungan terhadap bapak Jusuf Kalla," imbuhnya di sejumlah sosial media Instagram.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.