Prediksi BMKG 17-23 April 2026:  Cuaca Terik dan Hujan Lebat Tiba-Tiba
Evan Saputra April 17, 2026 10:03 AM

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  memprediksi dinamika atmosfer yang signifikan akan melanda wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, mulai 17 hingga 23 April 2026.

Masyarakat diminta bersiap menghadapi kondisi cuaca yang berubah drastis dari panas menyengat menjadi hujan lebat secara tiba-tiba, seiring dengan masuknya fase pancaroba yang memicu potensi bencana hidrometeorologi di berbagai provinsi.

BMKG mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia tengah memasuki masa pancaroba, yakni periode peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau.

Melansir bmkg.go.id, pada fase ini, kondisi cuaca cenderung tidak menentu, ditandai dengan perubahan cepat antara cuaca panas terik dan hujan yang turun secara tiba-tiba.

Fenomena ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam sepekan ke depan, tepatnya pada periode 17 hingga 23 April 2026.

Potensi Hujan Sepekan ke Depan

Periode 17 - 19 April 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kemudian, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang bisa terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

Siaga (hujan lebat - sangat lebat): Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku Utara, dan Papua.

Periode 20 - 23 April 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang.

Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kemudian, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang bisa terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

Siaga (hujan lebat - sangat lebat): Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi. 

Pengendara kendaraan bermotor juga perlu waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan.

Selain itu, masyarakat diimbau mewaspadai potensi pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir dengan menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh, serta membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai angin kencang dan petir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.