TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG – Kejadian memilukan menimpa rombongan pelajar SMA di Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan pada Kamis (16/4/2026).
Niat hati ingin menikmati keindahan alam, dua siswi dari rombongan justru dilaporkan hilang terseret arus Sungai Bayau yang meluap secara tiba-tiba.
Adapun korban bernama Zahra Nabila dan Putri Herlina.
Peristiwa bermula saat rombongan yang terdiri dari enam orang pelajar berangkat menuju Air Terjun Bayau di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, sekitar pukul 09.00 WIB.
Baca juga: Sempat Gandengan Tangan, Dua Siswi SMA di Empat Lawang Hanyut Terseret Arus di Sungai Bayau
Perjalanan ini awalnya direncanakan sebagai agenda jalan-jalan untuk menikmati pemandangan alam di Kabupaten Empat Lawang.
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh pukul 13.30 WIB, rombongan tiba di area air terjun.
Saat itu, kondisi hujan lebat menyebabkan debit air Sungai Bayau meningkat tajam.
Berdasarkan kesaksian rekan korban yang selamat, Zahra dan Putri sempat berusaha bertahan selama kurang lebih 30 menit di tengah kepungan air yang meluap.
"Saat kami tiba di Air Terjun Bayau sekitar pukul setengah dua, air meluap. Mereka (kedua korban) masih sempat bertahan sekitar setengah jam, terus sekitar jam dua mereka hanyut,” katanya.
Nahas, kekuatan arus tak lagi terbendung. Zahra Nabila dan Putri Herlina dilaporkan hanyut terseret dalam posisi saling bergandengan tangan saat mencoba menyeberang.
“Kedua teman kami hanyut saat posisi kami ingin menyeberang sungai,” ungkapnya.
Sementara itu, empat rekan lainnya berhasil menyelamatkan diri ke tepian.
Sementara itu, pencarian korban lainnya terus dilakukan oleh keluarga, kerabat, petugas, dan masyarakat lainnya. (Sahri Romadhon/Aggi Suzatri/Tribunsumsel)
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com