Begini Proses Evakuasi Delapan Korban Helikopter PK-CFX via Udara ke Pontianak
Joanita Ary April 17, 2026 02:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, Kalimantan Utara — Upaya pencarian dan evakuasi helikopter PK-CFX yang jatuh di pedalaman Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, memasuki babak akhir.

Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi pada Jumat (17/4/2026) pagi, setelah lokasi jatuhnya pesawat tersebut teridentifikasi sehari sebelumnya.

Helikopter yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak itu diketahui membawa delapan orang, termasuk pilot.

Seluruh penumpang dipastikan meninggal dunia dalam insiden nahas tersebut. 

Proses evakuasi dilakukan secara intensif sejak titik lokasi ditemukan pada Kamis (16/4/2026) petang, di kawasan perbukitan terjal yang sulit dijangkau.

Medan yang berat menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.

Lokasi jatuhnya helikopter berada sekitar satu setengah jam perjalanan kaki dari Dusun Gandis, Kecamatan Nanga Taman. 

Akses darat yang terbatas membuat tim SAR memprioritaskan jalur udara untuk mempercepat penanganan korban.

Sejak pagi hari, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan setempat mengerahkan sedikitnya tujuh helikopter untuk mengangkut jenazah korban.

Salah satu armada utama yang digunakan adalah helikopter Super Puma milik TNI Angkatan Udara.

Seluruh jenazah kemudian diterbangkan menuju Pontianak untuk penanganan lebih lanjut.

Koordinasi operasi dipusatkan di Kompi B Yonif 642, dengan dukungan penuh dari Lanud Supadio Pontianak.

Dari titik ini, proses penjemputan dan distribusi logistik evakuasi diatur secara terpadu guna memastikan seluruh korban dapat segera dievakuasi dari lokasi kejadian.

Setibanya di Pontianak, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat.

Di fasilitas tersebut, proses identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk memastikan identitas masing-masing korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga saat ini, penyebab jatuhnya helikopter PK-CFX masih dalam penyelidikan otoritas terkait.

Namun, fokus utama tim di lapangan adalah memastikan seluruh korban tertangani dengan baik serta proses evakuasi berjalan aman di tengah kondisi geografis yang menantang.

Insiden ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko penerbangan di wilayah terpencil dengan kondisi alam yang ekstrem, sekaligus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.