Waspada Peredaran Uang Palsu, Polisi Imbau Warga Kotim Teliti saat Terima Uang Tunai
Sri Mariati April 17, 2026 03:05 PM

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Aktivitas jual beli di pasar hingga transaksi harian di segala tempat kerap berlangsung cepat dan tanpa curiga. Namun di balik itu, masyarakat diminta untuk tidak lengah terhadap potensi peredaran uang palsu yang bisa saja terjadi kapan saja.

Polres Kotawaringin Timur (Kotim) pun mengingatkan, warga agar lebih teliti saat menerima uang tunai, sebagai langkah antisipasi dini terhadap tindak penipuan.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menegaskan, hingga saat ini pihaknya memang belum menerima laporan adanya peredaran uang palsu di wilayah Kotim. 

Meski demikian, kewaspadaan masyarakat dinilai tetap menjadi kunci utama pencegahan.

“Saya mengimbau masyarakat agar menerapkan cara meraba, melihat, dan menerawang saat menerima uang. Ini penting untuk memastikan keasliannya,” ujar Resky, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, metode sederhana tersebut dapat membantu masyarakat mengenali ciri-ciri fisik uang asli, seperti tekstur kertas, warna, hingga tanda air yang terlihat saat diterawang.

Menurutnya, kebiasaan kecil seperti mengecek uang sebelum menyimpannya bisa menjadi benteng awal agar masyarakat tidak menjadi korban peredaran uang palsu.

Baca juga: Polda Belum Temukan Kasus Peredaran Uang Palsu, BI Sediakan 5 Tempat Penukaran Resmi di Kalteng

Baca juga: Polres Kotim Ungkap Kasus Curanmor, Tersangka Manfaatkan Kelalaian Korban Tinggalkan Kunci di Motor

“Kalau ada yang terindikasi tidak asli, silakan segera dilaporkan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah peredaran uang palsu agar tidak meluas di lingkungan sekitar.

Dengan meningkatnya kewaspadaan, diharapkan setiap transaksi yang dilakukan masyarakat tetap aman, serta potensi kejahatan dapat ditekan sejak dini di wilayah Kotawaringin Timur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.