Jusuf Kalla Tolak Bertemu Rismon dan Roy Suryo di Tengah Polemik Ijazah Jokowi, Punya Bukti Chat WA
Anggraini Puspasari April 19, 2026 08:42 PM

- Klarifikasi disampaikan oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, terkait tudingan yang menyeret namanya dalam polemik ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo.

Dalam pernyataannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam isu tersebut, termasuk tuduhan pendanaan sebesar Rp5 miliar yang sempat beredar luas.

Ia bahkan mengaku merasa marah karena tudingan tersebut dinilai tidak berdasar.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla didampingi juru bicaranya, Husein Abdullah, serta mantan Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaluddin.

Konferensi pers ini sekaligus menjadi ruang bagi dirinya untuk memberikan penjelasan menyeluruh terkait berbagai isu yang berkembang, termasuk ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) yang turut menuai polemik.

Di tengah dinamika yang berkembang, Jusuf Kalla juga menegaskan bahwa dirinya memilih untuk bersikap netral dan tidak ingin terlibat dalam pusaran konflik yang berkaitan dengan isu ijazah Jokowi.

Sikap ini ditegaskan dengan menolak berbagai ajakan pertemuan dari pihak-pihak yang terlibat dalam polemik tersebut.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali menolak permintaan untuk bertemu, termasuk dari Rismon Sianipar dan Roy Suryo, yang diketahui aktif dalam isu tersebut.

Penolakan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk tidak ikut campur dalam persoalan yang dinilainya sensitif dan berpotensi menimbulkan konflik lebih luas.

Tolak Pertemuan dengan Rismon Sianipar dan Roy Suryo

Dalam penjelasannya, Jusuf Kalla mengungkap adanya permintaan pertemuan dari Rismon Hasiholan Sianipar yang disampaikan melalui pesan singkat.

Permintaan tersebut diajukan pada Senin (2/3/2026) dengan tujuan silaturahmi sekaligus memberikan buku karya Rismon yang membahas kontroversi latar belakang pendidikan Gibran Rakabuming Raka.

Isi pesan tersebut turut diungkap dalam konferensi pers, yang memperlihatkan niat Rismon untuk datang bersama beberapa orang lainnya. Namun, Jusuf Kalla menolak permintaan tersebut secara tegas.

“Si Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang, saya tidak terima. Dia minta waktu, saya tolak. Roy Suryo minta ketemu, saya tolak. Demi saya mau netral,” tegas Jusuf Kalla.

Ia kembali menegaskan alasan penolakan tersebut sebagai bentuk sikap untuk tidak terlibat dalam polemik yang sedang berlangsung.

“Dia [Rismon] mau ketemu saya dengan tujuh orang, memberikan buku. Dia kasih buku saya, mau ditemani oleh berapa orang... Saya tolak, saya tidak mau campur dengan urusan [kasus ijazah Jokowi].”

Sikap ini menunjukkan bahwa Jusuf Kalla berusaha menjaga jarak dari berbagai pihak yang terlibat, sekaligus menghindari potensi kesalahpahaman yang dapat memperkeruh situasi.

(*)

# Jokowi # ijazah # jusuf kalla # Roy Suryo # rismon sianipar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.