Objek Wisata Buntu Singki Terbengkalai, Ini Rencana Bupati Toraja Utara
Imam Wahyudi April 19, 2026 08:42 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong meninjau objek wisata Buntu Singki’ yang selama ini terbengkalai, Jumat (17/4/2026).

Peninjauan sebagai langkah awal penataan dan pengembangan destinasi tersebut.

Buntu Singki’ diketahui memiliki potensi besar sebagai wisata alam dan religi.

Namun, minimnya pengelolaan membuat kawasan ini kurang terawat dan mengalami penurunan minat kunjungan.

Dalam peninjauan tersebut, Frederik bersama jajaran Pemkab Toraja Utara juga melakukan pembersihan di area wisata.

Frederik mengaku prihatin melihat kondisi fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran negara, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.

“Padahal, lokasi ini memiliki panorama yang indah dan potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan,” ujar Ketua Gerindra Toraja Utara ini.

Ia menjelaskan, secara konsep Buntu Singki’ telah memiliki master plan, sehingga ke depan tinggal difokuskan pada penganggaran dan pengembangan lanjutan.

Menurutnya, sejumlah kendala yang dihadapi saat ini antara lain fasilitas yang kurang terawat, lingkungan yang terkesan kumuh, serta faktor keamanan dan kenyamanan pengunjung.

“Kondisi tangga yang licin dan berlumut membuat pengunjung merasa tidak aman, sehingga minat berkunjung menurun,” jelasnya.

Selain itu, akses dan penataan kawasan juga menjadi perhatian, meski lokasi Buntu Singki’ dinilai strategis karena berada tidak jauh dari pusat kota.

Pemkab Toraja Utara berencana melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari perbaikan fasilitas hingga penataan kawasan, termasuk penguatan konsep wisata religi.

Salah satu rencana yang akan dikembangkan adalah jalur “Via Dolorosa” sebagai daya tarik spiritual bagi wisatawan.

“Kalau ini kita benahi dan percantik, kami optimistis Buntu Singki’ akan kembali ramai,” ujar Dedi, sapaan Frederik.

Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.