TRIBUNMANADO.CO.ID,SANGIHE- Upaya pencarian terhadap korban hilang di Pantai Gihang, Sangihe, Sulawesi Utara, membuahkan hasil.
Korban berhasil ditemukan, di perairan Kampung Mala, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung.
Baca juga: Breaking News: Korban Tenggelam di Perairan Mala Sangihe Ditemukan, Keluarga Pastikan Identitas
Masih menggunakan pakaian menyelam.
Namun Korban diketahui bernama Fadel Surupati (19) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Warga Lindongan 4 Kampung Mala, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menyelam mencari ikan sejak Kamis.
Korban ditemukan sekitar pukul 08.55 Wita, berjarak kurang lebih 250 meter dari Pantai Gihang, dengan posisi tubuh mengapung menghadap ke dasar laut.
Komandan Kapal Polisi XV-2006 dari DITPOLAIRUD Polda Sulut, AIPDA Adrianus M Balianga, menjelaskan bahwa proses penemuan korban merupakan hasil kerja sama tim gabungan yang telah melakukan pencarian sejak hari pertama kejadian.
“Sekitar jam 08.55 Wita korban ditemukan, kurang lebih 250 meter dari Pantai Gihang. Saat itu kami bersama tim SAR gabungan berada di lokasi pencarian,” ujar Adrianus.
Ia menjelaskan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi terkait korban hilang yang sempat viral di media sosial.
Tim Ditpolairud yang berbasis di Bitung kemudian berkoordinasi dengan pimpinan untuk turun langsung ke lokasi kejadian.
“Setelah mendapat arahan pimpinan, pagi tadi kami langsung menuju titik lokasi dan bergabung dengan tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, serta komunitas selam di Sangihe,” jelasnya.
Menurut Adrianus, korban ditemukan secara tidak terduga saat tim mengikuti jalur penyisiran yang sebelumnya telah dilakukan oleh Basarnas.
“Lokasi tersebut sebenarnya sudah dua kali dilalui tim Basarnas. Saat kami mengikuti dari belakang, korban tiba-tiba muncul di depan kami,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses evakuasi sempat terkendala keterbatasan peralatan, sehingga tim segera memanggil Basarnas untuk membantu evakuasi jenazah ke darat.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke pantai dan diserahkan kepada pihak keluarga setelah dilakukan proses identifikasi.
“Di darat, kami bertemu dengan pemerintah setempat dan keluarga korban. Pihak keluarga memastikan bahwa benar itu adalah korban yang selama ini dicari,” tambahnya.
Lebih lanjut, Adrianus menyebutkan bahwa proses pencarian telah berlangsung sejak hari sebelumnya dan resmi dinyatakan selesai setelah korban ditemukan.
“Pencarian dilakukan sejak kemarin hingga hari ini, dan dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian dinyatakan selesai,” tegasnya.
Saat ini, jenazah korban telah berada di rumah duka dan tengah dipersiapkan untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga.
Pihak keluarga bersama pemerintah setempat juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan. (EDU)