TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Seorang penggembala sapi asal Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah menjadi kerangka. Jasad korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian di kawasan Taman Nasional (TN) Baluran.
Korban diketahui bernama Suwardi (68). Ia ditemukan oleh dua warga yang sedang mencari madu di kawasan hutan, tepatnya di blok Curah Bedi, yang merupakan titik terakhir keberadaannya atau last known position (LKP).
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyebut kondisi korban sudah tidak utuh.
Baca juga: Anak 5 Tahun di Situbondo Hilang Misterius, Polisi, TNI, dan Warga Lakukan Pencarian
"Korban ditemukan kemarin Kamis sekitar pukul 15.00 WIB, tapi kondisinya sudah tulang belulang," ujar Puriyono, Jumat (17/04/2026).
Penemuan bermula saat dua warga mencium bau tidak sedap di area hutan. Setelah ditelusuri, mereka menemukan tas dan tulang yang masih terbungkus sepatu.
"Saat mencari madu, dua warga itu mencium bau busuk dan menemukan tas dan tulang terbungkus sepatu," jelasnya.
Warga kemudian mendokumentasikan temuan tersebut dan mengirimkan video kepada keluarga korban untuk memastikan identitas.
Baca juga: Anggaran Kesehatan Gratis Berantas Plus Situbondo Menipis, Tersisa Rp 7 Juta
Tim gabungan dari BPBD Situbondo, Polsek Banyuputih, petugas TN Baluran, serta warga setempat kemudian menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Kerangka korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dan tim Inafis Polres Situbondo, kondisi kerangka masih relatif utuh. Identitas korban dipastikan melalui sejumlah barang pribadi yang dikenali keluarga, seperti pakaian, sepatu, telepon genggam, dan tas.
"Pihak keluarga sudah menerima atas kejadian tersebut dan tidak akan menuntut atau meminta dilakukan autopsi," tambah Puriyono.