Iran Resmi Buka Selat Hormuz untuk Semua Kapal
Faisal Zamzami April 17, 2026 10:03 PM

 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN — Iran membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz pada Jumat (17/4/2026), menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Selat Hormuz kini dapat dilalui semua kapal komersial selama periode gencatan senjata berlangsung. Ia menyampaikan melalui platform X (dikutip CNN).

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi seperti yang telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran.”
 
Latar Belakang Gencatan Senjata Israel–Lebanon

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon.

Menurut laporan 17/4/2026), gencatan senjata mulai berlaku Jumat dini hari waktu setempat, setelah sekitar enam minggu pertempuran antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah di Lebanon selatan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel menyetujui gencatan senjata untuk “memajukan” upaya perdamaian, namun menegaskan pasukan Israel tidak akan mundur dari wilayah yang telah dikuasai.

“Itulah posisi kami saat ini, dan kami tidak akan pergi,” kata Netanyahu, dikutip Associated Press (AP).

Baca juga: VIDEO - Jerman Siap Amankan Selat Hormuz, Merz Inisiasi Pertemuan Darurat di Paris


 
Sikap Amerika Serikat dan Situasi Keamanan

Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa Israel tetap memiliki hak untuk membela diri terhadap ancaman “kapan saja”, baik yang direncanakan, akan terjadi, maupun yang sedang berlangsung.

Namun, di luar itu, Israel disebut tidak akan melakukan operasi militer ofensif terhadap target di Lebanon, termasuk target sipil, militer, dan negara lainnya.

Meski begitu, formulasi tersebut menunjukkan masih adanya ruang interpretasi terkait operasi militer, seperti pada gencatan senjata sebelumnya.

Kelompok Hizbullah juga memperingatkan akan membalas setiap serangan Israel, yang dinilai dapat mengancam stabilitas kesepakatan gencatan senjata tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.