TRIBUNNEWS.COM - Persiapan ibadah haji tidak hanya soal fisik dan mental, tetapi juga perlengkapan yang dibawa, termasuk jenis tas.
Setiap jemaah haji perlu memahami aturan terkait tas dan bagasi agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar tanpa kendala di bandara.
Terdapat empat jenis tas utama yang diperbolehkan untuk dibawa jemaah haji selama perjalanan, masing-masing dengan fungsi dan ketentuan tersendiri.
Lantas, jenis tas apa saja yang diperbolehkan dan yang tidak boleh dibawa saat perjalanan haji?
Dikutip dari akun Instagram @kemenhaj.ri, simak inilah 4 jenis tas jemaah haji yang perlu diketahui:
1. Koper Bagasi (maks. 32 kg)
Koper bagasi digunakan untuk menyimpan pakaian dan perlengkapan utama lainnya.
Koper ini memiliki kapasitas maksimal 32 kilogram dan ditempatkan di bagasi pesawat selama penerbangan.
2. Koper Kabin (maks. 7 kg)
Koper kabin yang dibawa ke dalam pesawat dengan kapasitas maksimal 7 kilogram.
Baca juga: Gelombang Pertama Petugas Haji 2026 Mulai Masuk Asrama, 363 PPIH Siap Berangkat ke Jeddah
Tas ini biasanya berisi barang-barang penting yang dibutuhkan selama perjalanan udara.
3. Tas Armuzna
Tas Armuzna yaitu tas ransel khusus yang digunakan saat jemaah berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Tas ini dirancang praktis karena dapat dilipat menjadi pouch dan digunakan untuk membawa perlengkapan khusus selama fase puncak haji.
4. Tas Selempang
Tas selempang yang berfungsi untuk menyimpan barang-barang penting seperti paspor, ponsel, dan dokumen lainnya.
Tas ini berukuran kecil dan harus selalu dibawa oleh jemaah ke mana pun pergi.
Selain mengetahui tas yang diperbolehkan, jemaah juga perlu memahami jenis bagasi yang dilarang dibawa.
Beberapa di antaranya adalah:
Selain itu, air zamzam tidak diperbolehkan dimasukkan ke dalam koper, baik koper bagasi maupun koper kabin, dalam bentuk dan kemasan apapun.
Oleh karena itu, jemaah diimbau untuk memastikan seluruh bagasi telah sesuai dengan ketentuan sebelum keberangkatan.
Kepatuhan terhadap aturan ini akan membantu mempercepat proses pemeriksaan di bandara dan menghindari kendala selama perjalanan ibadah haji.
(Tribunnews.com/Latifah)