SURYAMALANG.COM, MALANG - Arema FC mengusung motivasi tinggi untuk melanjutkan tren positif saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (18/4/2026).
Pelatih Arema FC, Marcos Santos menegaskan kemenangan atas Persita pekan lalu menjadi modal berharga bagi Singo Edan untuk kembali meraih poin penuh di kandang sendiri.
Meski menyadari lawan tengah dalam performa impresif tanpa kekalahan di delapan laga terakhir, Arema FC siap tampil habis-habisan demi menjaga kehormatan identitas klub dan Aremania.
Berikut ulasan selengkapnya:
Arema FC tengah dalam motivasi tinggi jelang menghadapi Persis Solo dalam duel yang akan kick off pukul 15.30 WIB.
Kesempatan untuk meraih poin penuh terbuka lebar mengingat laga ini dimainkan di rumah sendiri dengan dukungan Aremania.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan timnya sudah menjalani persiapan dengan baik meski menyadari Persis Solo datang dengan tren tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir.
"Persiapan kami tentu cukup bagus. Besok kita akan menghadapi lawan yang sulit, lawan yang belum kalah dalam delapan pertandingan," kata Marcos Santos kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (17/4/2026).
Marcos juga menyoroti perombakan skuad lawan yang membuat kekuatan mereka lebih kuat dan sulit diprediksi.
"Mereka (Persis) mengubah seluruh tim, praktis setengah dari skuad, dan itu membuat mereka lebih kuat," ujarnya.
Oleh karena itu, Marcos meminta pemain tampil habis-habisan.
"Kami menyadari tanggung jawab yang harus kami lakukan. Kami bermain di kandang dan kami tahu kami harus memberikan yang terbaik. Kami harus mempersiapkan diri dan bermain maksimal selama 90 menit," imbuhnya.
Kemenangan 0-1 atas Persita Tangerang pada pekan ke-27 menjadi momentum penting bagi Singo Edan untuk mengakhiri paceklik kemenangan di lima laga beruntun.
Saat ini, Arema FC berada di urutan 11 klasemen sementara dengan 35 poin. Marcos menekankan jarak poin yang rapat membuat sisa pertandingan musim ini menjadi krusial.
"Kami harus memainkan sisa pertandingan dengan cukup baik. Jarak kami dari tim di papan bawah sama dengan jarak kami dengan tim di atas kita," kata Marcos.
Dengan tujuh pertandingan tersisa, Marcos meminta anak asuhnya fokus pada posisi akhir klasemen.
"Jadi, kami harus memikirkan setiap pertandingan. Ada tujuh pertandingan tersisa untuk menyelesaikan kejuaraan dan menempatkan Arema pada posisi terbaiknya" imbuhnya.
Baca juga: Sekitar 100 Aremania Tetap pada Pendirian, Ingin Arema FC Vs Persebaya Digelar di Stadion Kanjuruhan
Motivasi tim juga didasari rasa hormat terhadap sejarah klub.
"Tentu, saya menghormati Aremania, menghormati seragam yang kita pakai dan sejarah dari Arema itu sendiri," ungkap pelatih asal Brasil tersebut.
Marcos pun optimistis dapat memulihkan poin yang hilang di paruh pertama musim dengan pendekatan permainan yang seimbang.
"Sebenarnya kami memiliki tim yang cukup bagus. Sayangnya, beberapa hal terjadi selama musim yang menyebabkan kami banyak kehilangan poin di paruh pertama, yang sekarang sedang kita coba pulihkan kembali sampai akhir musim nanti," tandasnya.
Senada dengan pelatih, kiper Arema FC, Lucas Frigeri, menyebut kondisi tim dalam situasi positif.
Frigeri mengakui kualitas Persis Solo yang meningkat, namun ia memastikan strategi telah disiapkan untuk mengamankan kemenangan di kandang.
"Kami tahu kami akan menghadapi pertandingan yang sangat sulit, tim yang berkualitas yang telah banyak berubah untuk paruh kedua musim ini" ujarnya.
"Kami mengerjakan apa yang menurut kami dapat memenangkan pertandingan besok, dan kami berharap dapat membawa pulang tiga poin di kandang," bebernya.
Baca juga: Rekor Mewah Arema FC 8 Pertemuan Tak Pernah Kalah dari Persis Solo, Saatnya Berpesta di Kanjuruhan?
Marcos Santos kembali mengandalkan Frigeri di bawah mistar menyusul cederanya Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu.
"Lucas sudah siap. Dia adalah kiper yang berpengalaman dan baru saja menunjukkan kualitasnya," puji Marcos.
Gianluca sendiri dilaporkan akan absen selama beberapa hari ke depan, sehingga ini menjadi momentum bagi Frigeri untuk menjawab kepercayaan pelatih.
"Seperti Gianluca, dia akan absen selama 15 hari ke depan atau beberapa pertandingan berikutnya," ungkap Marcos.
"Gianluca dan Adi sudah mendapatkan kesempatan untuk bermain. Mereka adalah penjaga gawang yang sangat baik, dan sekarang giliran Lucas," tambahnya.
"Kita tahu, Arema FC memiliki banyak pemain berkualitas dan kiper yang handal, dan saya sangat percaya dengan kemampuan mereka," jelas Marcos.
Lucas Frigeri yang sempat menuai sorotan berjanji akan membuktikan kapasitasnya sebagai penjaga gawang utama.
Baginya, raihan trofi Piala Presiden dan dua tahun pengabdian menjadi bukti kebanggaannya berseragam Arema FC.
Frigeri menyikapi kritik dengan bijak dan ingin memberikan hasil terbaik bagi suporter.
"Saya telah mengetahui bahwa hanya karena kita memiliki hari yang buruk, bukan berarti karier saya di Arema juga buruk" ucapnya.
"Saya selalu menghormati fans, dan saya berharap kami bisa kembali menang dan bisa kembali tampil maksimal untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari fans serta membawa Arema FC lebih baik lagi," pungkas Frigeri.
Sebelumnya, penjaga gawang berusia 36 tahun itu kembali dipercaya tampil setelah pada pekan ke-27 lalu tampil gemilang dan mencatatkan cleansheet.
Baca juga: Arema FC Vs Persebaya Jangan Digelar di Stadion Kanjuruhan, Polres Malang dan Polda Jatim Koordinasi
Lucas Frigeri membantu Arema FC meraih kemenangan 0-1 atas Persita Tangerang dan melakukan empat penyelamatan gemilang.
Sebelum menghadapi Persita, Lucas Frigeri juga sempat dipercaya tampil saat menggantikan Adi Satryo yang cedera kala menghadapi Malut United di pekan 26.
Tampil sebagai pengganti, Lucas Frigeri mampu menjawab kepercayaan pelatih.
Eks pemain Madura United itu tampil apik dan menjaga gawang Arema FC tidak kebobolan.