Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Skema Shifting segera diterapkan untuk angkot kabupaten yang masuk ke Kota Bogor.
Empat trayek mulai di-shifting dan sopir bergantian mencari penumpang di Kota Bogor.
Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Dody Wahyudin mengatakan, shifting ini merupkan bagian dari morotarium yang diajukan Pemkot Bogor ke Pemprov Jabar.
“Tentunya ini bagian dari itu (morotarium). Kita segera terapkan shifting sesuai aturan,” kata Dody kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (18/4/2026).
Shifting ini dirasa mampu mengurangi beban kemacetan di Kota Bogor.
Dody memprediksikan kemacetan bisa berkurang setengahnya atau 50 persen.
Pola pelaksanannya sendiri sejauh ini terus dilakukan pembahasan.
“Bisa pola A dan B. Bisa juga pakai pola A, B, dan C. Pola A dan B itu sehari narik sehari libu. Sedangkan A, B, dan C itu dua hari narik satu hari libur,” ujarnya.
Untuk trayeknya sendiri tercatat ada empat yang akan terkena shifting ini.
Mulai dari angkot 08 jurusan Pasar Anyar-Citeureup.
Lalu ada angkot trayek 03 jurusan Ciapus-Ramayana.
Angkot trayek 04 jurusan Cihideung-Rancamaya dan 05 jurusan Ciomas-Merdeka.
Pengawasan akan dilakukan bersama mulai dari Organda, Dishub Kabupaten dan Kota Bogor, serta Pemprov Jabar.
“Untuk pelaksanaan dilapangan akan dibentuk Tim implementasi oleh Dishub Jabar yang melibatkan dinas dan organda kota dan kabupaten,” tandasnya.