Patrick Kluivert Masih Sedih Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Saya Masih Kecewa!
Arif Tio Buqi Abdulah April 18, 2026 12:23 PM

TRIBUNNEWS.COM - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, masih menyimpan kenangan mendalam selama menukangi Skuad Garuda. 

Meski sudah dipecat PSSI pada Oktober 2025, legenda sepak bola Belanda itu mengakui bahwa periode melatih Timnas Indonesia merupakan waktu yang fantastis sekaligus meninggalkan rasa kecewa yang mendalam karena gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataannya, Kluivert mengungkapkan bahwa ia melewati waktu yang luar biasa saat melatih timnas. 

Ia menikmati proses bekerja dengan para pemain, baik secara individu maupun sebagai satu kesatuan tim. Namun, kegagalan mencapai target utama membuat hatinya masih terluka hingga kini.

PMPC TIMNAS INDONESIA - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Ole Romeny foto bersama usai menjalani sesi post match press conference kontra Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025).
PMPC TIMNAS INDONESIA - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Ole Romeny foto bersama usai menjalani sesi post match press conference kontra Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). (Tribunnews.com/Abdul Majid)

"Pertama-tama, saya melewati waktu yang fantastis melatih Timnas Indonesia. Bekerja dengan banyak pemain secara individu maupun kolektif, waktu yang luar biasa," ujar Kluivert, dalam wawancara di kanal YouTube Narasi Newsroom, Jumat (17/4/2026).

Sayangnya, hasil di lapangan tidak sesuai harapan. 

Kluivert sangat sedih, terutama untuk para penggemar dan masyarakat Indonesia yang begitu antusias mendukung timnas. 

Ia merasa masyarakat Indonesia layak mendapatkan tiket ke Piala Dunia, tapi kenyataan berkata lain.

"Saya rasa kami telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Kenyataannya, kami tidak lolos," kata Kluivert. 

"Sampai saat ini pun saya masih merasa sedih akan hal itu, karena masyarakat layak mendapatkannya. Saya masih merasa kecewa soal itu, tapi itulah kenyataannya," katanya.

PATRICK KLUIVERT DI BENCH PEMAIN.- Di foto pertama Patrick Kluivert sedang berada di bench skuat Timnas Indonesia di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/3/2025). Patrick Kluivert terlihat memakai jas berwarna hitam. Patrick Kluivert berdiri di samping Alex Pastoor, asisten pelatih Timnas Indonesia.  Di foto itu juga terlihat sejumlah staff pelatih Timnas Indonesia
PATRICK KLUIVERT DI BENCH PEMAIN.- Di foto pertama Patrick Kluivert sedang berada di bench skuat Timnas Indonesia di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/3/2025). Patrick Kluivert terlihat memakai jas berwarna hitam. Patrick Kluivert berdiri di samping Alex Pastoor, asisten pelatih Timnas Indonesia. Di foto itu juga terlihat sejumlah staff pelatih Timnas Indonesia (INTERNET)

Baca juga: Peluang Lolos Semifinal Piala AFF U17 2026 Menipis, Timnas Indonesia Tak Boleh Kena Mental

Secara pribadi, Kluivert sebenarnya ingin melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Ia mengaku sudah memiliki visi jangka panjang untuk mengembangkan sepak bola di Tanah Air. 

Namun, keputusan PSSI memutuskan kerja sama membuatnya tidak bisa melanjutkan proyek tersebut.

"Secara pribadi, saya ingin melanjutkan melatih Timnas Indonesia karena saya punya visi jangka panjang untuk sepak bola Indonesia," ucap Kluivert. 

"Dan seperti yang saya katakan, sayangnya saya tidak bisa lanjut," tambahnya.

Performa Timnas Indonesia di Bawah Patrick Kluivert

Patrick Kluivert ditunjuk PSSI sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada awal 2025, menggantikan Shin Tae-yong. 

Ia memimpin tim selama kurang lebih sembilan bulan hingga resmi dipecat pada 16 Oktober 2025 setelah Skuad Garuda gagal di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

LATIHAN TIMNAS - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memimpin latihan jelang pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (24/3/2025). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
LATIHAN TIMNAS - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memimpin latihan jelang pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (24/3/2025). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Selama menangani Timnas, Kluivert mencatatkan 8 pertandingan resmi dengan rincian 3 kemenangan, 1 imbang, dan 4 kekalahan.

Timnas Indonesia mencetak total 11 gol dan kebobolan 15 gol.

Beberapa hasil penting di antaranya adalah kekalahan telak 1-5 dari Australia pada laga debut Kluivert, kemenangan atas Bahrain dan China di putaran ketiga kualifikasi, serta kekalahan dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) di putaran keempat yang membuat peluang lolos ke Piala Dunia 2026 pupus sepenuhnya.

Meski sempat menunjukkan perbaikan di beberapa laga kandang, performa Timnas secara keseluruhan dinilai kurang konsisten, terutama di pertandingan tandang di mana Garuda tidak pernah meraih kemenangan.

Kegagalan melaju dari Grup B putaran keempat menjadi alasan utama PSSI mengakhiri kerja sama dengan Kluivert.

Kendati demikian, Kluivert tetap bangga dengan usaha yang telah dilakukan bersama para pemain dan staf. 

Ia berharap pengalaman tersebut bisa menjadi fondasi bagi perkembangan sepak bola Indonesia di masa mendatang.

Patrick Kluivert sendiri kini kembali ke Tanah Air untuk melakoni pertandingan antara Barcelona Legend melawan DRX World Legends dalam laga ekshibisi Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (18/4/2025) pukul 19.30 WIB.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.