TRIBUNSELAYAR.COM, PASSIMARANNU - Seorang balita menderita penyakit hidrosefalus di Desa Komba-Komba, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Balita ini bernama bernama Naya Cipta Renata (3).
Balita yang kelahiran 6 Januari 2023 menderita penyakit hidrosefalus sejak masih berusia tiga bulan.
Saat ini usianya menginjak tiga tahun.
Menurut pihak keluarga Naya belum mendapatkan penanganan medis optimal.
Penyebabnya tak punya biaya yang cukup karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Ia tak masuk jaminan BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah.
Gejala penyakit itu mulai terlihat ketika Naya masih bayi.
Saat itu, keluarga sempat membawa Naya ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan awal.
" Waktu itu sempat kami bawa ke Puskesmas, lalu diberikan rujukan ke Rumah Sakit H. Hayyung Selayar. Di sana disarankan untuk operasi, tapi kami terkendala biaya,” jelas Firman.
Kondisi ekonomi keluarga menjadi hambatan utama dalam proses pengobatan.
Selain belum mampu membiayai operasi, keluarga juga mengaku belum memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS kesehatan yang ditanggung pemerintah.
Naya merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara.
Sehari-hari, keluarga hanya bisa merawatnya dengan kemampuan terbatas, tanpa pendampingan medis intensif yang dibutuhkan untuk kondisi tersebut.
Keluarga berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar atau dari pihak dermawan.
" Kami sangat berharap ada uluran tangan dari pemerintah dermawan," kata Firman kepada wartawan di Selayar, Sabtu (18/4/2026).
Ia juga menyampaikan jika ada yang akan mengirim donasi maka dapat menghubungi narahubung melalui nomor 08124208733.
Tanpa intervensi cepat, kondisi ini berisiko semakin memburuk dan mengancam kualitas hidup sang anak.
Hidrosefalus adalah penumpukan cairan serebrospinal (CSF) berlebihan di dalam rongga otak (ventrikel) yang menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial.
Kondisi ini sering ditandai dengan pembesaran kepala pada bayi atau gangguan saraf pada anak dan dewasa akibat gangguan aliran, produksi, atau penyerapan cairan otak.
Kecamatan Passimarannu adalah salah satu kecamatan terluar di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Waktu tempuh dari ibukota Kabupaten Selayar, Benteng sekitar satu hari satu malam.
Jika cuaca buruk, pelayaran dari pulau tersebut tak dapat dilakukan.
Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki 132 pulau yang tersebar di sejumlah lokasi. (*)