JK: Kasih Tahu 'Termul', Saya yang Bawa Jokowi ke Jakarta Jadi Presiden
Adi Suhendi April 18, 2026 08:16 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengaku dirinya punya peran besar dalam karier politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.

JK mengklaim jika dirinya yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta hingga menjadi presiden RI.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Jokowi jadi presiden karena saya," kata JK dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Termul adalah singkatan dari Ternak Mulyono, sebuah istilah gaul politik yang sering digunakan di media sosial Indonesia sebagai sindiran atau kritik terhadap pendukung atau loyalis Jokowi.

JK menggelar jumpa pers untuk menjelaskan konteks ceramah dirinya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca juga: JK Sebut Video Ceramah di UGM Muncul Setelah Dirinya Laporkan Rismon: Sensitif Sekali Itu Ijazah

Muncul dugaan video itu tersebar akibat JK pernah menyinggung terkait ijazah Jokowi.

Padahal, kata JK, dirinya punya banyak peran dalam membantu Jokowi menjajaki karier politik dari Solo hingga ke Jakarta.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," ucapnya.

Jokowi pada Pilkada DKI Jakarta 2012 berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah menjalani Pilkada dua putaran. 

Baca juga: Rismon Minta Polisi Lacak Pembuat Video AI yang Tuduh JK Danai Kasus Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla mengklaim Presiden ke-5 RI yang juga merupakan Ketua PDIP, Megawati Soekarnoputri berterima kasih kepadanya sebab membantu Jokowi atas kemenangan tersebut.

"Sehingga waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang sama saya ucapan terima kasih," ucap JK.

Bahkan pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2014, Jokowi pun menggandeng JK sebagai wakil presiden hingga akhirnya mereka bisa terpilih menjadi presiden dan wakil presiden setelah mengalahkan rivalnya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

JK Dilaporkan ke Polisi

Jusuf Kalla dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik dan sejumlah organisasi kemasyarakatan terkait dugaan penistaan agama pada Minggu (12/4/2026) malam.

Laporan tersebut buntut video ceramah JK di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 beredar di media sosial.

JK curiga video soal ceramaah dirinya di UGM muncul setelah dirinya melaporkan Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada Senin (6/4/2026) atas dugaan pencemaran nama baik.

"Ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon," kata JK.Rismon dilaporkan ke polisi karena menuding JK mendanai kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.

JK menyebut masalah ijazah Jokowi sudah terlalu berlarut-larut.

Menurutnya, Jokowi lebih baik menunjukkan ijazahnya kepada publik.

"Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat ini berkelahi diri sendiri, saling memaki masyarakat. Dua tahun," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.