SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) resmi memulai eksekusi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 berkapasitas 55 megawatt (MW). Langkah ini diawali dengan kick off meeting pengembangan di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai dan Margabayur, Sumatera Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani, menyatakan bahwa proyek ini merupakan pilar penting dalam rencana pengembangan jangka panjang Perseroan untuk mendukung percepatan transisi energi bersih nasional.
"Rangkaian pengembangan dimulai dari pembangunan infrastruktur, pengeboran sumur eksplorasi, hingga penerbitan Notice of Resource Confirmation (NORC) yang ditargetkan rampung pada Oktober 2027. Sebagai tahap awal, kami akan mengebor tiga sumur eksplorasi dengan estimasi investasi sebesar USD 32,21 juta," jelas Yani melalui rilis resminya.
Secara teknis, WKP Lumut Balai memiliki potensi sumber daya panas bumi yang luas, berkisar 22 hingga 66 kilometer persegi.
Hasil studi geosains terbaru mengonfirmasi bahwa cadangan eksisting sangat mumpuni untuk mendukung tambahan kapasitas 55 MW pada Unit 4.
"Proyek ini ditargetkan beroperasi penuh (Commercial Operation Date/COD) pada 2032. Ini akan menggenapkan total kapasitas PGE Area Lumut Balai menjadi 220 MW, setelah penambahan Unit 3 pada tahun 2030 mendatang," tambah Yani.
Direktur Eksplorasi & Pengembangan PGE, Edwil Suzandi, menambahkan bahwa lokasi pengeboran berada di zona upflow utama dengan permeabilitas tinggi yang sangat prospektif secara geologi.
Hal ini diharapkan membuat proses pengembangan menjadi lebih efisien dengan tingkat keberhasilan yang terukur.
Sementara itu, Direktur Operasi PGE, Andi Joko Nugroho, menegaskan proyek ini telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.
Secara komersial, prospek proyek ini sangat kuat seiring dengan pertumbuhan kebutuhan listrik di Sumatera Selatan yang diproyeksikan mencapai 6,072 persen per tahun.
"Eksplorasi ini berperan penting dalam mendorong realisasi target pengembangan 1 gigawatt (GW) sebagai bagian dari strategi ekspansi global PGE. Kami optimistis ini akan memperkuat ketahanan energi nasional berbasis energi bersih yang andal," pungkas Andi.
Baca juga: Panaskan Mesin Menuju 2029, PKB OKU Timur Targetkan 10 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang