TRIBUNKALTIM.CO - Hasil pertandingan Super League Indonesia hari ini, Sabtu (18/4/2026), menghadirkan duel sengit yang berdampak langsung pada klasemen sementara.
Laga utama mempertemukan PSM Makassar vs Borneo FC, sementara pertandingan lain memperlihatkan kemenangan penting Persija Jakarta atas PSBS Biak.
Borneo FC sukses meraih kemenangan tandang 2-1 atas PSM Makassar dalam laga yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.
Baca juga: Gol Obieta Bawa Borneo FC Sementara Unggul atas PSM Makassar 1-2
Tuan rumah tampil menekan sejak awal. Serangan dari kedua sisi lapangan membuat lini pertahanan Borneo sempat kesulitan mengembangkan permainan.
PSM membuka keunggulan pada menit ke-17 lewat sundulan Muhammad Arfan setelah memanfaatkan assist Jacques Medina.
Namun, seperti dilansir Kompas.com, Borneo FC langsung merespons.
Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31 melalui tendangan bebas Juan Villa yang berbelok arah dan mengecoh kiper Hilmansyah. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif.
Sempat mencetak gol pada menit ke-55 melalui Koldo Obieta, namun dianulir karena offside setelah pengecekan VAR.
Upaya Obieta kembali membentur tiang beberapa menit kemudian, menandakan tekanan terus dilakukan tim tamu.
Gol penentu akhirnya tercipta pada menit ke-79.
Mariano Peralta mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Koldo Obieta untuk membawa Borneo FC unggul 2-1.
PSM mencoba menyamakan kedudukan di sisa waktu, namun sejumlah peluang gagal dimaksimalkan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Borneo FC.
PSM Makassar (4-4-2):
Hilmansyah; Yuran Fernandes, Dusan Lagator (Akbar 25'), Victor Luiz, Syahrul Lasinari; Gledson, M Arfan (Savio 60'), Ananda Raehan, Sheriddin Boboev (Cumic 61'); Jacques Medina (Rizky Pratama 46'), Alex Tanque (Asraf 75').
Pelatih: Ahmad Amiruddin.
Borneo FC (4-3-3):
Nadeo Argawinata; Komang Teguh, Nduwarugira, Caxambu, Alfharezzi Buffon; Kei Hirose, M Anez (Kaio Nunes 60'), Rivaldo Pakpahan; Juan Villa, Mariano Peralta (Astina 82'), Koldo Obieta (Ahmad Agung 90+7').
Pelatih: Fabio Lefundes.
Pada pertandingan lainnya, Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo.
Gol cepat Sousa pada menit ke-7 menjadi pembeda dalam laga ini.
Persija tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 60 persen.
PSBS Biak sempat mencoba membalas melalui serangan balik, namun tidak mampu mencetak gol hingga laga usai.
Baca juga: PSM Makassar vs Borneo FC, Pelatih Fabio Lefundes Ogah Bahas Rumor Masa Depan
Persaingan papan atas Super League Indonesia semakin memanas usai hasil pertandingan 18 April 2026.
Kemenangan Borneo FC atas PSM Makassar dengan skor 2-1 membuat jarak di papan atas tetap ketat, terutama dalam perburuan posisi puncak.
Borneo FC terus menjaga tekanan terhadap tim di atasnya dan memperkuat posisi sebagai penantang serius gelar.
Di sisi lain, Persija Jakarta yang menang tipis 1-0 atas PSBS Biak juga ikut meramaikan persaingan.
Tambahan tiga poin membuat Persija semakin kokoh di posisi tiga besar sekaligus memangkas selisih dengan rival di atasnya.
Dengan selisih poin yang tidak terpaut jauh antar tim papan atas, setiap pertandingan kini menjadi krusial.
Satu kemenangan bisa mengubah posisi klasemen secara signifikan, sehingga tensi persaingan menuju akhir musim dipastikan semakin sengit.


















Harapan suporter Pesut Etam, Borneo FC Samarinda, akhirnya terealisasi. Juan Villa yang digadang-gadang mencetak gol mampu membuktikan, seolah doa suporter pun terkabul.
Pada menit ke-31, Juan Villa berhasil mencetak satu gol untuk menyamakan skor atas PSM Makassar.
Nama besar PSM Makassar sebagai skuad “Juku Eja” yang tangguh memang selalu menjadi momok bagi lawan-lawannya, tak terkecuali bagi Borneo FC Samarinda.
Hal ini diakui oleh Indi, seorang Pusamanita asal Sungai Pinang, Samarinda, menjelang duel pekan ke-28 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (18/4/2026) malam.
Menurut Indi, berlaga di markas PSM bukanlah perkara mudah bagi Pesut Etam.
Sejarah mencatat, Borneo FC cukup kesulitan memetik kemenangan di Parepare.
“Menurut saya, main di Parepare itu memang tidak gampang. Borneo jarang menang di sana. Tapi bukan berarti tidak bisa ambil poin. Kuncinya harus lebih fokus, jangan sampai kebobolan duluan, dan maksimalkan setiap peluang kalau mau tetap menempel Persib di papan atas,” ungkap Indi, kepada TribunKaltim.co.
Kekuatan lini belakang Borneo FC diprediksi sedikit goyah menyusul cederanya bek andalan, Cleyton Santos.
Absennya pemain asal Brasil ini dinilai menjadi kehilangan besar bagi skuad asuhan Fabio Lefundes.
“Jujur, ini cukup berpengaruh karena dia (Cleyton) pilar penting di lini belakang. Tapi inilah sepak bola, pasti ada saatnya pemain absen. Sekarang tinggal siapa penggantinya, harus benar-benar siap dan jangan sampai menurunkan kualitas permainan tim,” tambahnya.
Indi juga menyoroti peran pemain pelapis dalam tujuh laga terakhir.
Baca juga: Borneo FC Samarinda Tandang ke Markas PSM Makassar, Juan Villa Akui Setiap Laga Adalah Final
Menurutnya, ini adalah panggung pembuktian bagi kedalaman skuad Borneo FC bahwa mereka memiliki kualitas yang merata.
Meski tidak ikut berangkat bersama ratusan suporter Pusamania yang melakukan tur via kapal laut ke Sulawesi, Indi tetap memberikan dukungan doa dari Samarinda.
Ia memprediksi laga akan berjalan sangat alot.
“Walaupun suporter kita yang hadir di sana mungkin sekitar 100-an orang, dukungan mereka sangat berarti. Saya prediksi skor realistisnya 1-1, tapi kalau Borneo bisa bermain efektif, bukan tidak mungkin kita menang 0-1,” tuturnya optimistis.
Terkait siapa yang akan mencatatkan nama di papan skor, Indi menjagokan duet legiun asing Pesut Etam.
“Kalau saya pribadi yakin gol nanti lahir dari kaki Juan Villa atau Mariano Peralta. Keduanya punya kontribusi besar. Di laga tensi tinggi seperti ini, siapa yang paling tenang di depan gawang, dialah yang menentukan hasil,” pungkasnya.