Resmikan CFN Atmo Sepanjang 325 Meter, Ratu Dewa Targetkan Kebangkitan 188 Ribu UMKM di Palembang
Kharisma Tri Saputra April 18, 2026 11:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ribuan masyarakat memadati kawasan Jalan Kolonel Atmo, Kota Palembang, dalam peluncuran perdana Car Free Night (CFN) Atmo yang resmi dibuka oleh Gubernur Herman Deru bersama Wali Kota Ratu Dewa, Sabtu malam.

Kemeriahan acara pembukaan diawali dengan penampilan marching band bertema “The Legend Pulau Kemaro”.

Dilanjutkan dengan peragaan busana dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga dewasa.

Beragam hiburan turut memeriahkan suasana, seperti penampilan komunitas ibu-ibu, permainan tradisional, cosplay, kuda lumping, hingga barongsai.

Car Free Night (CFN) Atmo - Suasana ribuan masyarakat padati uji coba Car Free Night (CFN) Atmo di jalan Jl. Kolonel Atmo Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Sabtu (11/4/2026) malam. Untuk melihat berbagai pertunjukan
Car Free Night (CFN) Atmo - Suasana ribuan masyarakat padati uji coba Car Free Night (CFN) Atmo di jalan Jl. Kolonel Atmo Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Sabtu (11/4/2026) malam. Untuk melihat berbagai pertunjukan (Sripoku.com/Angga Azka)

Baca juga: LRT Sumsel Perpanjang Operasional Saat Car Free Night Atmo Palembang

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kebutuhan warga akan hiburan, khususnya pada malam akhir pekan

"Masyarakat Kota Palembang sangat haus akan hiburan, terutama di malam Minggu. Karena itu, selain sudah merevitalisasi air mancur,  kami menghadirkan CFN Atmo sebagai ruang aktivitas malam hari,” kata Ratu Dewa, Sabtu (18/4/2026).

Ia berharap kehadiran CFN Atmo dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM yang jumlahnya mencapai sekitar 188 ribu di Kota Palembang.

Selain itu, pemerintah juga tengah melakukan penataan sejumlah kawasan publik seperti Benteng Kuto Besak dan Kambang Iwak sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Menurut Ratu Dewa, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi dan legislatif.

CFN Atmo yang membentang sepanjang kurang lebih 325 meter diharapkan menjadi ruang interaksi warga, baik dalam bidang olahraga, seni, maupun budaya.

“Kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai wadah kreativitas sekaligus memperkuat identitas Palembang sebagai kota yang ramah dan modern,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan kawasan tersebut, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang akan digelar rutin setiap malam Minggu.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara. 

“Ramai sekali, Pak Wali, dari ujung sampai ke ujung. Peluncuran CFN Atmo diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga tradisi baru yang dinanti masyarakat setiap pekan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup melalui aktivitas positif dan mempererat kebersamaan warga dari berbagai daerah," katanya. 

Menurutnya, Wali Kota Palembang dan jajaran kreatif, ia pun melihat persiapan ini dengan baik.

Maka ketika pak wali menyampaikan ini ia langsung menyetujuinya bukan hanya meriah tapi menghidupkan perekonomian. 

"Dari 188 ribu UMKM akan mengeliat. Mungkin tidak semua disini tapi efeknya bisa dirasakan. Maka Dinas di Kota Palembang bisa diatur agar pelaku UMKM bisa bertransaksi dan tampil keseniannya disini secara bergiliran" katanya

Ia pun berpesan, untuk ditingkatkan fasilitas lampu, lampu hias, dan tempatnya dibuat lebih nyaman serta yang paling penting keamanan dan kenyamanan pengujung di CFN ATMO ini.

Ini tentu merupakan kinerja nyata dari walikota dan harus bekerja lebih keras lagi agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.