TRIBUNPRIANGAN.COM - Kabar meninggalnya seorang tokoh masyarakat di Pangandaran, H. Dadang Solihat, S.Pd., M.Pd., atau akrab disapa Dadang Okta, memicu duka mendalam masyarakat Pangandaran.
Satu di antaranya diungkapkan oleh keluarga besar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian ( Diskominfo) Kabupaten Pangandaran.
Diketahui Dadang mengembuskan napas terakhirnya di sebuah klinik di wilayah Kondangjajar setelah sebelumnya dikabarkan mengalami gangguan jantung pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ungkapan belasungkawa lengkap dengan posternya dari keluarga besar Diskominfo Kabupaten Pangandaran diunggah langsung di akun media sosialnya, Instagram.
Baca juga: Innalillahi! Kabupaten Pangandaran Berduka, Dadang Okta Tutup Usia, Berikut Sosoknya
Berikut pesan yang ditulisnya;
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Keluarga Besar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah H. Dadang Solihat (Dadang Okta)
Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni segala kekhilafannya, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima takdir dari Allah SWT.
Aamiin ya Rabbal 'aalamiin. Al-Fatihah.
"Ya, dadakan tadi jam 3 meninggal di klinik di Kondangjajar, kang," ujar Denis, warga yang pernah menjadi ajudannya saat dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Sabtu sore.
Baca juga: Dadang Okta Wafat Mendadak, Keluarga Besar Bapenda Pangandaran Ucapkan Belasungkawa
Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran, Otang Tarlian.
Ia menyampaikan, Dadang meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.
"Ya, meninggal. Tadi sakit jantung," singkatnya.
Dadang Okta lahir di Cijulang pada 20 Juli 1973. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pemerintahan.
Sebelum terjun ke kontestasi politik, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran.
Pada Pilkada 2024 lalu, Dadang sempat mencalonkan diri sebagai calon Wakil Bupati Pangandaran berpasangan dengan Ujang Endin Indrawan.
Baca juga: Maju Pilkada Pangandaran, Ini Alasan Ujang Endin Indrawan Pilih Dadang Solihat untuk Mendampinginya
Ia diusung oleh sejumlah partai politik, di antaranya PKB dan Gerindra. Meski tidak terpilih, kiprah dan dedikasinya untuk daerah tetap dikenang masyarakat.
Kepergian Dadang terasa begitu mendadak. Banyak warga mengaku tidak menyangka, mengingat sosoknya dikenal aktif, hangat, dan mudah bergaul dengan siapa saja.
"Enggak nyangka, padahal orangnya baik. Umur enggak ada yang tahu," ujar Nurjaman (33), warga Padaherang dengan nada penuh haru. (*)