Harga Tembus Rp24.150 per liter Penjualan Dexlite di SPBU Polohu Mamuju Tengah Terpantau Normal
Ilham Mulyawan April 19, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Pertamina resmi menaikkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi mulai 18 April 2026

Kenaikannya terbilang signifikan, terutama Dexlite yang harganya langsung meroket.

Dari sebelumnya cuma Rp14.500 per liter, kini Dexlite (CN 51) dijual Rp24.150 per liter. 

Baca juga: Menang dari PSM Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Hingga 1 Poin Jaga Momentum di Jalur Juara

Baca juga: JK Kasih Paham Ternak Mulyono Ungkap Peran Besar Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta Ada Restu Megawati

Harga ini berlaku seragam di seluruh wilayah Sulawesi. 

Dua BBM nonsubsidi lain juga ikut naik, yakni Pertamax Turbo (RON 98) dan Pertamina Dex (CN 53).

"Kalau produk kami di SPBU ini hanya ada empat yaitu pertalite, Pertamax, bio solar dan Dexlite," ungkap Kasriadi Kasim, pengawas SPBU Polohu, Kabupaten Mamuju Tengah ditemui di SPBU-nya Jl Trans Sulawesi, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Minggu (19/4/2026).

"Hanya Dexlite yang naik," tambahnya.

Sementara BBM subsidi sampai saat ini masih aman. 

Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, dan Pertamax Rp12.600 per liter. 

Jadi masyarakat yang biasa pakai BBM nonsubsidi belum merasakan dampaknya.

"Untuk saat ini, penjualan masih normal," ungkapnya.

Belum Beralih

Meski harga melambung tinggi, masyarakat belum panik atau beralih ke BBM lain.

"Biasa yang memakai Dexlite itu seperti Fortuner, Pajero dan lainnya," ungkapnya.

"Karena kenaikan baru sehari, ini masih normal-normal saja, ntahlah kedepannya apakah permintaan menurun drastis," pungkasnya. (*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.