TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Rapat pleno Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur resmi menetapkan lima bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk periode 2026–2031.
Pleno yang digelar di Desa Tebat Jaya, Kecamatan Buay Madang, Sabtu (18/4/2026), menjadi titik krusial dalam proses regenerasi kepemimpinan partai di tingkat kabupaten.
Lima nama yang ditetapkan, yakni :
Selanjutnya, kelima kandidat tersebut akan menjalani tahapan lanjutan berupa uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB sebelum penetapan ketua definitif.
Rapat pleno ini dipimpin langsung oleh perwakilan DPP PKB, yang juga Sekretaris Bidang Pengelolaan Organisasi, Purnama Dedi Setiawan.
Baca juga: Sosok Hermanto Syayuti, Dari Pengusaha Properti Hingga Bertarung Jadi Calon Ketua PKB Palembang
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa proses seleksi kepemimpinan di tingkat cabang harus mengedepankan kekuatan struktur dari bawah.
"Kalau struktur ranting hidup, PAC hidup, partai akan kuat. Tanpa itu, pusat tidak akan berarti,” ujarnya dalam arahan kepada kader, Sabtu (18/4/2026).
Ia menekankan empat pendekatan utama yang harus dijalankan kader, yakni politik kehadiran, pelayanan, keteladanan, dan kepemimpinan.
Menurutnya, kerja politik tidak cukup hanya menjelang pemilu, tetapi harus berlangsung secara konsisten di tengah masyarakat.
Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya kerja simultan di tiga lini: penguatan organisasi, aksi nyata di lapangan, serta pengelolaan opini publik.
“Kalau kita tidak menyampaikan kerja kita, orang lain yang akan membentuk narasi,” katanya.
Sementara itu, perwakilan DPW PKB Sumatera Selatan, Nilawati, menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD di OKU Timur dari delapan menjadi sepuluh kursi pada periode mendatang.
Ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi kunci utama untuk menjaga dan memperluas basis dukungan.
Di sisi lain, Ketua DPC PKB OKU Timur saat ini, Hermanto, menyebut Muscab sebagai forum strategis untuk evaluasi sekaligus menentukan arah kebijakan partai ke depan.
Ia mengungkapkan bahwa capaian partai terus menunjukkan tren positif, termasuk peningkatan jumlah kursi DPRD dan program layanan sosial seperti ambulans untuk masyarakat.
“Target ke depan adalah penambahan kursi menjadi sepuluh serta peningkatan layanan sosial,” ujarnya.
Muscab ini tidak hanya menjadi forum administratif, tetapi juga momentum konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan.
Dengan telah ditetapkannya lima bakal calon ketua, PKB OKU Timur kini memasuki fase penentuan di tingkat pusat.
Partai menaruh harapan besar agar proses ini menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan posisi PKB sebagai kekuatan politik utama di OKU Timur pada Pemilu 2029.
Dengan ditetapkannya lima bakal calon ini, proses regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB OKU Timur resmi memasuki tahap berikutnya.
Seluruh kader diharapkan tetap menjaga soliditas dan mengedepankan musyawarah mufakat hingga terpilihnya ketua definitif untuk periode mendatang.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel