Ternyata Ini Biang Kerok Harga BBM Non Subsidi Naik
Sakinah Sudin April 19, 2026 12:19 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengungkap penyebab kenaikan harga BBM Non Subsidi.

Di Sulawesi Selatan (Sulsel), harga Pertamax Turbo kini Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter.

Kemudian Dexlite Rp23.600 per liter dari harga sebelumnya Rp14.200 per liter.

Sementara Pertamina Dex Rp23.900 per liter dari harga sebelumnya Rp14.500 per liter

Penyesuaian harga BBM Non Subsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite dilakukan secara berkala dengan mengacu pada regulasi pemerintah.

Yaitu Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Keputusan Menteri ESDM tersebut tentang perubahan atas formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menjelaskan, dalam regulasi tersebut, harga BBM ditetapkan berdasarkan formula yang mempertimbangkan berbagai komponen.

Antara lain harga minyak dunia (MOPS/Argus), biaya distribusi, biaya penyimpanan, serta margin usaha yang wajar.

Sebagai produk non subsidi, penetapan harga BBM tersebut mengikuti mekanisme pasar dan dapat mengalami penyesuaian seiring dinamika harga minyak global serta nilai tukar.

“Hal ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi serta memastikan distribusi BBM tetap berjalan optimal di seluruh wilayah,” kata Lilik, kepada Tribun-Timur.com, Minggu (19/4/2026).

Lilik mengatakan, Pertamina memastikan bahwa setiap penyesuaian harga dilakukan secara transparan.

Juga mengikuti ketentuan yang berlaku, serta tetap mengedepankan prinsip pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga memastikan bahwa ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah Sulawesi dalam kondisi aman dan mencukupi.

Distribusi energi diklaim terus berjalan lancar melalui optimalisasi suplai dari terminal BBM.

Begitu pula penguatan build up stock, serta penyaluran yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, karena Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat,” kata Lilik.

Sebelumnya, persediaan beberapa jenis BBM di Sulsel masih terbatas usai pengumuman kenaikan harga.

Seperti di SPBU 74.921.04 Samata, Kabupaten Gowa, Sabtu (18/4/2026) malam.

“Maaf, Pertamax dan Dex solar masih dikirim," demikian isi papan pengumuman di gerbang SPBU.

Hal serupa juga terpantau di SPBU Tun Abdul Razak (74.921.10), Gowa dan SPBU Hertasning, Makassar. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.