TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Berkah dirasakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di area kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM) Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat setiap akhir pekan, terutama saat momentum Car Free Day (CFD).
Bagaimana tidak, omzet didapatkan dibanding hari lain melonjak.
Baca juga: Pengguna Mobil Diesel di Mamuju Ngaku Akan Berhemat Usai Harga Dexlite Tembus Rp 23.600 per Liter
Baca juga: 7 Tim Bersaing di Liga 4 Sulbar untuk Tiket ke Piala Presiden Kick Off Besok di Stadion Manakarra
Seorang penjual Aneka kue dan gorengan, Siti (50) mengatakan, dirinya bisa meraih omzet hingga Rp700 ribu di akhir pekan.
Padahal di hari-hari biasa dirinya kadang hanya mampu meraih omzet hingga Rp200 ribu- Rp300 ribu.
Menurutnya, permintaan kue dan gorengan di kedainya melonjak setiap akhir pekan.
"Orang libur kantor paling banyak pesan pak," ucap Siti sembari menata gorengan miliknya saat ditemui area KTM Tobadak, Mamuju Tengah, Minggu (19/4/2026).
Ia menjual beraneka ragam jajanan seperti, bakwan, risol, donat, pisang nugget hingga sejumlah minuman segar.
Siti mengaku paling banyak permintaan pisang nugget, kemudian disusul bakwan dan donat.
"Biasa juga, ketika ada yang sudah olahraga mampir beli air mineral atau jus jeruk," ungkapnya.
Gorengannya pun di jual dengan harga beragam, mulai Rp1.000 hingga Rp2.000 perbiji.
Dirinya juga mengungkapkan, setiap akhir pekan kawasan KTM menjadi area Car Free Day (CFD).
"Sampai jam 10 biasanya Pak," tutur Siti menggunakan baju hitam dipadukan jilbab krem.
Ibu dua anak ini juga mengaku menambah porsi jajanannya setiap akhir pekan.
Mengingat permintaan gorengan dan aneka kue melonjak di akhir pekan. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah