Edi Nasapta Kritisi Pembangunan Kota Pangkalpinang, Perlu Optimalkan dan Perencanaan yang Baik
Hendra April 19, 2026 02:22 PM

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Potensi sungai-sungai hingga kawasan Jembatan 12 yang ada di Kota Pangkalpinang perlu dioptimalisasi secara serius dan terencana.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Edi Nasapta agar pembangunan di Pangkalpinang menjadi lebih baik lagi.

"Fokus pengembangan diarahkan pada kawasan Jembatan 12, sebagai salah satu titik strategis yang dapat dijadikan pusat aktivitas baru," ujar Edi Nasapta, Minggu (19/4/2026).

Edi Nasapta mengatakan Pemerintah Kota Pangkalpinang, cukup menyiapkan infrastruktur dasar yang mampu memancing keterlibatan investor swasta.

"Di kawasan Jembatan 12 pemerintah bisa menyiapkan, dermaga-dermaga yang representatif. Dari situ, investor dapat masuk membangun restoran terapung yang menarik dan berkelas," tuturnya.

Konsep wisata yang diharapkan berupa pengalaman makan yang berbeda, dengan menghadirkan kapal-kapal yang dapat bergerak di sepanjang sungai.

"Konsepnya, seperti dinner cruise skala mini. Masyarakat bisa menikmati makan malam, di atas kapal yang berjalan perlahan menyusuri sungai. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun wisatawan," ucapnya.

"Lalu juga pentingnya revitalisasi sungai secara menyeluruh, mulai dari kebersihan, penataan bantaran, hingga pencahayaan kawasan agar mendukung aktivitas kota dari pagi hingga malam hari," tambahnya.

Selain itu, pembenahan wajah kota dari sisi infrastruktur jalan, khususnya pada pembatas jalan di ruas strategis juga perlu dilakukan.

"Pembatas jalan seperti yang ada di Jalan Mayor Saffrey Rahman, hingga ke kawasan alun-alun kota sampai titik nol kilometer perlu segera dibenahi. Desain yang ada saat ini sudah mulai ketinggalan zaman, serta belum mencerminkan kesan sebagai ibu kota provinsi," jelasnya.

Elemen-elemen seperti pagar pembatas besi, pot-pot tanaman, serta penataan pohon di median jalan, diungkapkan Edi perlu didesain ulang agar lebih estetis, modern, dan memiliki daya tarik visual.

"Lampu-lampu kota, juga harus diperbanyak dan dibuat lebih estetik. Penataan ini penting untuk membangun suasana kota yang hidup, indah, dan memiliki karakter kuat," ucapnya.

Lebih lanjut pihaknya juga menyoroti, perlunya pembenahan trotoar dan sistem lalu lintas agar lebih ramah bagi masyarakat.

"Trotoar harus rapi dan layak digunakan, beberapa ruas jalan juga perlu dipertimbangkan menjadi satu arah agar lalu lintas lebih tertib dan nyaman," katanya.

Edi Nasapta juga melihat perkembangan kafe dan warung kopi yang semakin banyak, sebagai hal positif bagi pemerataan ekonomi masyarakat.

Namun penataan kota, tetap diperlukan agar pertumbuhan tersebut lebih terarah.

"Kawasan pusat kota dan alun-alun yang sudah mulai aktif dengan berbagai kegiatan dapat ditata lebih modern, bersih, dan nyaman. Kalau kota ini hidup dari pagi, siang, hingga malam hari dengan penataan yang baik, maka Pangkalpinang akan menjadi kota yang nyaman dan membanggakan," jelasnya.

Sementara itu Edi pun mendorong Pemerintah Kota Pangkalpinang agar lebih fokus dalam membangun dan menata ibu kota provinsi ke arah yang lebih maju, modern, dan berdaya saing.

"Saya berharap dan menghimbau kepada Wali Kota Pangkalpinang beserta jajaran, termasuk DPRD Kota Pangkalpinang, untuk memberikan perhatian lebih dalam pembangunan kota. Pangkalpinang ini adalah wajah provinsi, sehingga harus benar-benar ditata dengan baik," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.